Jay Idzes berebut bola dengan gelandang Juventus asal Italia bernomor punggung 21, Fabio Miretti, selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Sassuolo dan Juventus di stadion Mapei - Città del Tricolore di Reggio Emilia
Mili.id-Juventus mengirim sinyal kuat di awal tahun dengan meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sassuolo dalam lanjutan Serie A. Bertanding di Mapei Stadium, Selasa (6/1/2026) malam waktu setempat, sorotan utama tertuju pada Jonathan David yang tampil gemilang lewat satu gol dan satu assist.
Kemenangan ini menjadi jawaban tegas Juventus setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Lecce pekan lalu. Dalam laga tersebut, David sempat menjadi sorotan negatif usai gagal mengeksekusi penalti. Namun kali ini, penyerang asal Kanada itu tampil sebagai aktor kunci kebangkitan Bianconeri.
Baca juga: Persebaya Pesta Gol, Hajar Persik Kediri 5-0 di Laga Penutup Super League 2025-2026
Datang ke markas Sassuolo dengan kondisi skuad pincang, Juventus tetap tampil dominan. Absennya sejumlah pemain inti seperti Dusan Vlahovic, Federico Gatti, Daniele Rugani, dan Arek Milik memaksa pelatih Luciano Spalletti melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk menarik Teun Koopmeiners ke lini belakang serta memberi kepercayaan kepada Fabio Miretti sejak menit awal.
Dominasi Juventus langsung terasa sejak kick-off. Kenan Yildiz dan Khephren Thuram berulang kali mengancam gawang Sassuolo yang dikawal Arijanet Muric. Tekanan itu membuahkan hasil pada menit ke-16, meski lewat gol bunuh diri. Bek tuan rumah, Tarik Muharemovic, salah mengantisipasi umpan silang Pierre Kalulu hingga bola justru meluncur ke gawang sendiri.
Baca juga: Pasuruan Gaspol Benahi Stadion Pogar untuk Ajang Liga 4 Piala Presiden
Petaka Sassuolo bertambah setelah kehilangan Kristian Thorstvedt akibat cedera bahu usai benturan dengan Koopmeiners. Juventus kian leluasa mengendalikan permainan, namun gol kedua baru tercipta pada menit ke-62. Umpan panjang akurat dari kiper Michele Di Gregorio disambut Fabio Miretti, yang melewati dua pemain bertahan sebelum menaklukkan Muric.
Hanya berselang satu menit, Jonathan David memastikan kemenangan Juventus. Memanfaatkan kesalahan fatal Jay Idzes, David dengan tenang mengecoh Muric dan menceploskan bola ke gawang kosong. Gol tersebut menjadi gol pertamanya di Serie A setelah puasa selama 16 pertandingan, sekaligus meredam isu keretakan hubungannya dengan rekan setim.
Baca juga: Arema FC Lolos Lisensi Klub 2026, Singo Edan Siap Berbenah Menuju Klub Modern dan Profesional
Dilansir La Gazetta Dello Sport, Juventus sebenarnya berpeluang menambah gol keempat, namun peluang David masih melambung di atas mistar. Di sisi lain, Sassuolo baru mampu memberikan ancaman berarti di menit-menit akhir, tetapi Di Gregorio tampil sigap menjaga gawangnya tetap perawan.
Kemenangan 3-0 ini bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Juventus, melainkan juga pernyataan kuat bahwa mereka tetap kompetitif di papan atas. Lebih dari itu, laga di Sassuolo menjadi momen kebangkitan Jonathan David—sinyal penting bagi Bianconeri yang tengah berjuang menjaga konsistensi di tengah badai cedera.
Editor : Muhammad
