Aksi nekat seorang pengemudi mobil Toyota Avanza menggegerkan publik setelah videonya viral di media sosial.
Mili.id – Aksi nekat seorang pengemudi mobil Toyota Avanza menggegerkan publik setelah videonya viral di media sosial. Mobil berwarna silver tersebut terekam melaju melawan arah di ruas Tol Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), salah satu jalur vital dengan tingkat kepadatan dan kecepatan kendaraan yang tinggi.
Dilansir dari detik, Peristiwa itu terjadi pada Sabtu pagi, 3 Januari 2026. Hingga kini, identitas pengemudi masih belum diketahui dan menjadi fokus penyelidikan aparat kepolisian.
Baca juga: Tabrak Lari di Kalimalang, Sopir Pajero Ditangkap Usai Kabur, Ngaku Takut Diamuk Massa
Berdasarkan rekaman video yang beredar luas, mobil Avanza itu terlihat melintas di bahu jalan atau lajur darurat dengan arah berlawanan dari arus lalu lintas normal. Aksi tersebut memicu kekhawatiran pengguna jalan lain karena berpotensi menimbulkan kecelakaan serius, terlebih di kawasan akses menuju bandara internasional.
Kasat Lantas Polres Bandara Soekarno-Hatta, AKP Sularno, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut awalnya melaju dari Tol Sedyatmo menuju Gerbang Tol Benda Utama di Kilometer 3.
“Sesampainya di depan area transaksi gardu 7 entrance Benda, kendaraan tiba-tiba berhenti, lalu memutar balik dan melaju melawan arah menuju Soetta,” ujar Sularno dalam keterangannya, Senin (5/1).
Menurut Sularno, petugas di gerbang tol sempat berupaya mencegah tindakan berbahaya tersebut. Seorang petugas keamanan bahkan berlari sambil berteriak agar pengemudi menghentikan aksinya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Baca juga: Viral Angkot Lawan Arah dan Pecahkan Kaca Mobil, Dua Sopir Dibekuk Polisi
“Satpam gerbang, Pak Hidayatulloh, sempat mengejar dan memperingatkan agar kendaraan tidak melawan arah karena sangat membahayakan. Namun kendaraan tetap melaju dan tidak sempat teridentifikasi,” jelasnya.
Pasca kejadian, Satlantas Polres Bandara Soekarno-Hatta bersama pengelola jalan tol langsung melakukan penelusuran melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Petugas patroli juga dikerahkan untuk menyisir jalur yang dilalui kendaraan tersebut.
“Mengecek CCTV tol dari gerbang Benda Utama hingga koordinasi ke patroli 211A yang bergerak dari KM 05+600B ke lokasi. Namun kendaraan Toyota Avanza silver tersebut belum berhasil dilacak dan belum teridentifikasi,” ungkap Sularno.
Baca juga: KAI Commuter Segera Datangkan 30 Rangkaian KRL Baru, Presiden Prabowo Gelontorkan Rp5 Triliun
Lebih lanjut, Sularno menegaskan bahwa tindakan melawan arus di jalan tol merupakan pelanggaran lalu lintas berat dengan risiko fatal. Selain membahayakan pengemudi itu sendiri, aksi tersebut juga berpotensi memicu kecelakaan beruntun yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lain.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama, serta meminta pengemudi untuk lebih berhati-hati dan tidak mengambil tindakan yang dapat membahayakan nyawa.
Editor : Redaksi
