Menteri Keuangan Purbaya (istimewa)
Jakarta, mili.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan langkah strategis dengan mengucurkan dana segar senilai Rp200 triliun ke enam bank pelat merah (Himbara). Dana jumbo tersebut akan resmi disalurkan pada Jumat (12/9/2025).
“Besok. Enam Bank Himbara,” ujar Purbaya usai menghadiri acara Transformasi Ekonomi Nasional: Pertumbuhan Inklusif Menuju 8 Persen di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Baca juga: Sekutu Teluk dan Asia Desak AS Buka Jalur Swap Dolar, Picu Perdebatan Politik di Washington
Purbaya menegaskan, kebijakan ini tidak memerlukan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Menurutnya, langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi keuangan nasional yang disebut sedang “tercekik” dan menghambat pertumbuhan ekonomi dua tahun terakhir.
“Saya lihat Kemenkeu bisa berperan di situ dengan memindahkan sebagian uang yang selama ini ada di bank sentral. Dari Rp430 triliun, saya pindahkan Rp200 triliun ke sistem perbankan. Tujuannya agar uang berputar dan ekonomi bisa jalan lagi,” jelasnya.
Baca juga: Seskab: Usulan Potong Gaji Menteri Masih Dibahas, Namun Belum Ada Keputusan Presiden
Dana tersebut sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia (BI). Purbaya memastikan penyalurannya akan dikoordinasikan dengan Deputi Senior BI agar tidak kembali terserap ke bank sentral, melainkan benar-benar dimanfaatkan sektor perbankan.
Ia optimistis, suntikan dana ini akan memicu pertumbuhan kredit dan mendorong bank lebih agresif menyalurkan pembiayaan produktif. “Bank enggak akan mendiamkan uang itu karena ada cost. Mereka harus mencari return lebih tinggi. Dari situ kredit mulai tumbuh. Saya ingin memaksa market berjalan dengan memberi senjata ke perbankan,” kata Purbaya.
Baca juga: Menkeu Purbaya: “Saya Ngirit”, Lebaran 2026 Tanpa Open House
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia dan membuka lebih banyak lapangan kerja setelah dua tahun terakhir masyarakat kesulitan akibat perlambatan ekonomi.
Editor : Muhammad
