Evakuasi Dramatis 3 Korban Kecelakaan Mobil Tabrak Jembatan di Bojonegoro

Evakuasi Dramatis 3 Korban Kecelakaan Mobil Tabrak Jembatan di Bojonegoro © mili.id

Evakuasi korban kecelakaan mobil tabrak jembatan di Bojonegoro (Foto: Kantor Basarnas Surabaya)

Bojonegoro, mili.id - Evakuasi 3 korban kecelakaan mobil menabrak pagar jembatan di Bojonegoro, berlangsung dramatis, Senin (1/9/2025).

Dilaporkan satu orang, yaitu pengemudi mobil Isuzu Panther tersebut tewas di lokasi. Satu penumpang lainnya yang terjepit di bangku depan kritis dan satu lainnya terlempar keluar dan mendarat selamat di tepi sungai.

Baca juga: Wabup Bojonegoro Hadiri Sedekah Bumi Panen Raya di Desa Kesongo

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.40 WIB. Mobil Panther berisi 3 orang itu melaju dari arah Surabaya menuju Bojonegoro.

Sampai di Jalan Raya Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, mobil yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi itu menghantam pagar jembatan, ketika mendahului kendaraan di depannya.

Penumpang atas nama Pedro (27) yang duduk di bangku belakang terlempar keluar melewati kaca bagian depan mobil. Ia mendarat di pinggir sungai dalam kondisi selamat, tapi mengalami luka pada bagian kepala.

Sedangkan pengemudi tewas di tempat, dan penumpang di bangku depan dalam posisi terjepit dashboard.

Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Salurkan BLT DBHCTH dan Resmikan Masjid di Bojonegoro

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, damkar, kepolisian dan warga sekitar memasang sling winch yang ditautkan pada kendaraan damkar.

Tim gabungan lalu membuka akses evakuasi korban melalui pintu kendaraan dengan peralatan ekstrikasi.

Pengemudi atas nama Hartono (71), dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan Indriati (57) yang duduk di bangku penumpang bagian depan, memerlukan upaya lebih untuk dapat dievakuasi.

Baca juga: BKP Desa di Kedungadem Resmi Dikukuhkan, Polres Bojonegoro Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

"Posisi penumpang dalam keadaan terjepit, sehingga memerlukan upaya ekstra untuk bisa mengeluarkan korban dari dalam kendaraan. Terlebih lagi tim harus berhati-hati saat mengeluarkan korban yang dalam keadaan kritis," jelas Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro, Nanang Pujo.

Sebelum dievakuasi dari kendaraan, Indriati mendapat penanganan pertama, yakni pemberian oksigen karena nafas korban yang lemah. Pemasangan neck collar juga dilakukan untuk mengantisipasi adanya cidera pada leher.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk penanganan lebih lanjut.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait