ITS Perkuat Jaringan Riset Global, Sambut Delegasi Murdoch University

ITS Perkuat Jaringan Riset Global, Sambut Delegasi Murdoch University © mili.id

Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS Fadlilatul Taufany ST PhD (kanan) bersama Prof Jacquiline Lo dan Prof Tania Urmee saat meninjau area proyek REIDI di ITS

Surabaya, mili.id– Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi riset internasional. Rabu (20/8/2025), ITS menerima kunjungan resmi delegasi Murdoch University, yang mewakili Western Australian - East Java University Consortium (WAEJUC) dan Indo-Pacific Research Centre (IPRC). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring penelitian serta mendorong kontribusi akademik Indonesia di kancah global.

Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS, Fadlilatul Taufany ST PhD, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari lawatan perguruan tinggi di Jawa Timur ke Australia pada April lalu. Dari pertemuan tersebut, lahirlah WAEJUC sebagai wadah kolaborasi riset lintas universitas. “Program ini didesain untuk menjawab isu-isu global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan pemanfaatan teknologi,” ungkap Taufany.

Baca juga: Mantapkan Hilirisasi Riset, ITS Siap Kawal Peta Jalan Riset Strategis Nasional

Delegasi Murdoch University dipimpin oleh Prof Jacquiline Lo dan Prof Tania Urmee selaku Direktur IPRC. Salah satu agenda utama dalam diskusi adalah persiapan WAEJUC Research Summit 2025 yang telah memasuki tahap akhir. Forum ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring akademik antara Jawa Timur dan Australia Barat.

Baca juga: ITS Luncurkan Kompor Plasma, Solusi Energi Masa Depan Pengganti Elpiji

Selain itu, sejumlah program lain juga menjadi fokus pembahasan, mulai dari pengembangan flagship project, program magang industri, pertukaran dosen, hingga rencana student exchange dan joint degree. “Kami ingin kerja sama ini tidak hanya berhenti di level riset, tetapi juga memberi kesempatan luas bagi mahasiswa dan dosen untuk berkembang,” tambah Taufany yang juga dosen Departemen Teknik Kimia ITS.

Melalui kolaborasi ini, ITS menegaskan kontribusinya dalam mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada bidang pendidikan berkualitas, inovasi dan infrastruktur, serta kemitraan global.

Baca juga: Raih Top 6 di AS, Terangin ITS menjadi Solusi Cerdas untuk Petani

Taufany menutup pertemuan dengan optimisme bahwa kerja sama bersama Murdoch University dan WAEJUC akan membawa manfaat nyata, tidak hanya bagi dunia akademik, tetapi juga bagi masyarakat luas di kawasan Indo-Pasifik. “Kami berharap kolaborasi ini berlanjut dan mampu menghasilkan riset yang memberi dampak positif bagi pembangunan,” pungkasnya.

Editor : Muhammad



Berita Terkait