Insiden Bendera Terbalik di Surabaya, DPRD Ingatkan Hal Ini

Insiden Bendera Terbalik di Surabaya, DPRD Ingatkan Hal Ini © mili.id

Ketua komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko saat menghadiri upacara HUT ke-80 RI (Foto: Istimewa)

Surabaya, mili.id - Insiden bendera merah putih terbalik saat hendak dikibarkan dalam upacara HUT ke-80 RI di Balai Kota Surabaya menjadi perhatian anggota DPRD.

Meski hanya berlangsung singkat, karena segera diperbaiki, insiden ini patut menjadi bahan evaluasi penting.

Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menilai insiden tersebut murni ketidaksengajaan. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak serta-merta menyalahkan paskibraka yang bertugas.

"Jangan dibesar-besarkan dan jangan juga menghakimi adik-adik paskibra. Mereka generasi muda yang kelak meneruskan estafet kepemimpinan. Justru mereka sigap dan dalam hitungan detik bisa mengoreksi posisi bendera," ungkapnya.

Meski begitu, ia menekankan perlunya peningkatan kualitas seleksi paskibra oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel

Menurutnya, tidak hanya fisik yang perlu diuji, tapi juga mental, psikologis, hingga ideologi.

"Kesiapan mental dalam menjalankan tugas yang berat harus benar-benar dipastikan. Kami mendorong adanya seleksi yang lebih ketat, termasuk tes psikologi, mental, dan ideologi, agar hal seperti ini tidak terulang," paparnya.

Baca juga: Warga Barata Jaya Tolak Spiritshaus, Satpol PP Ancam Segel Gerai Ilegal

Ia juga menyinggung soal anggaran Paskibraka Surabaya yang cukup besar. Dengan dana yang tersedia, ia berharap proses rekrutmen dan pembinaan bisa dilakukan secara maksimal.

"Anggaran paskibra itu besar, maka harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar kita punya pasukan pengibar bendera yang benar-benar siap," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait