Update Avanza Terjun ke Jurang Pacet-Cangar Mojokerto: 1 Tewas, Lima Terluka

Update Avanza Terjun ke Jurang Pacet-Cangar Mojokerto: 1 Tewas, Lima Terluka © mili.id

Penampakan mobil Avanza yang ditumpangi 6 orang warga Surabaya saat terjun ke jurang. (Foto: Nana/mili.id).

Mojokerto, mili.id - Satu orang dari enam penumpang mobil Avanza silver bernopol L 1737 ZT, yang masuk ke jurang Pacet-Cangar Mojokerto, dinyatakan meninggal dunia, setelah mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Penumpang yang tewas itu bernama Rendy Maha Saputra (28), warga Gadukan Utara, Morokembangan, Surabaya.

Baca juga: Idul Adha Dan Waisak, Tempat Hiburan Sampai Panti Pijat Dilarang Buka di Kota Mojokerto 

Ia menghembuskan nafas terakhir di RSUD Sumberglagah, Mojokerto setelah sebelumnya mengalami cidera otak berat (COB) yang disebabkan benturan keras dalam mobil.

Kasi Yanmed RSUD Sumberglagah, Mojokerto dr. Praviko Rahmadho menjelaskan bahwa Rendy dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di IGD sekitar pukul 16.25 WIB.

"Iya, atas nama Rendy meninggal dunia, dikarenakan gegar otak berat, ada pendarahan di otak," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (28/7/2025).

Praviko mengatakan korban mengalami benturan keras di bagian tengkorak dahi bagian depan yang menjadi penyebab utama cedera fatal.

"Patah tulang di tengkorak depan karena benturan, akhirnya menyebabkan gegar otak berat. Itu akibat benturan di dahi area depan," katanya.

Baca juga: Ular Besar Masuk Rumah Warga Magersari, Petugas BPBD Kota Mojokerto Evakuasi dari Bawah Lemari

Sementara, korban lainnya bernama Bima Rohmat (28), warga Gadukan Utara, Morokembangan, Surabaya masih dirawat intensif dan akan dilakukan observasi lanjutan. Pasalnya, dicurigai mengalami gegar otak ringan.

"Yang empat masih aman, sudah bisa pulang. Tinggal satu masih melakukan observasi," ungkap Praviko.

Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Harahap juga membenarkan satu penumpang yang duduk di kursi kiri depan meninggal dunia di RSUD Sumberglagah setelah mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga: Harga Turun, Sapera Justru Jadi Primadona! Kisah Polisi di Mojokerto yang Sukses Bangun 5 Kandang

Meski begitu, ia masih belum mengetahui pasti penyebab kematian korban dan masih berkoordinasi dengan pihak medis.

"Iya meninggal, baru saja dikasih informasi (pihak rumah sakit). Untuk penyebab, kami belum bisa memberikan informasi. Ini masih mau berkoordinasi dengan tenaga medis," jelasnya.

Saat ini keluarga korban sudah berada di RSUD Sumberglagah, Mojokerto untuk proses pemulangan jenazah.

Editor : Zain Ahmad



Berita Terkait