13 tersangka premanisme diamankan di Mapolres Situbondo (Foto: Fatur Bari/mili.id)
Situbondo, mili.id - 13 orang yang terlibat premanisme di Situbondo diringkus polisi.
Mereka diringkus Polres Situbondo dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) II Semeru 2025.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan mengatakan, dalam operasi ini, pihaknya berhasil mengungkap empat kasus pengeroyokan.
"Dari empat kasus pengeroyokan tersebut, kami berhasil mengamankan 13 tersangka pada empat TKP berbeda di Situbondo," ujar Rezi, Jumat (16/5/2025).
Menurut Rezi, 13 tersangka melakukan pengeroyokan dalam kondisi terpengaruh minuman keras (miras).
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
"Kami akan terus meningkatkan patroli, untuk meminimalisir peredaran miras di Situbondo. Kami juga meningkatkan patroli untuk memberikan rasa aman kepada warga," tegasnya.
Rezi menjelaskan, empat kasus pengeroyokan tersebut terjadi pada empat TKP berbeda, yakni di wilayah Besuki dengan 2 tersangka, di Alun-alun Situbondo dengan 1 tersangka.
"Untuk 2 kasus pengeroyokan di Kecamatan Banyuputih, kami mengamankan 10 tersangka. Rinciannya, 3 tersangka kasus pengeroyokan di Desa Sumberanyar kecamatan Banyuputih, dan 7 tersangka pengeroyokan di Desa Sumberejo," bebernya.
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Rezi menyampaikan, tujuan Operasi Pekat Semeru ini untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah hukum Polres Situbondo.
"Keberhasilan ini adalah bukti komitmen Polres Situbondo untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari gangguan premanisme," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
