Pembekalan Strategi Pemberantasan Narkoba dari Kepala BNN RI di Sespimti Polri

Pembekalan Strategi Pemberantasan Narkoba dari Kepala BNN RI di Sespimti Polri © mili.id

Kepala BNN RI, Komjen Pol Dr Marthinus Hukom beserta Kombes Budi Hermanto (Foto: Divhumas Polri)

mili.id - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Dr Marthinus Hukom memberikan materi pembelajaran mengenai Strategi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Sespimti Polri.

Pembekalan itu disampaikan Komjen Marthinus Hukom kepada para calon pemimpin Polri yang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Diklat Sespimti) Polri 2025.

Baca juga: 4 Kasus TPPU Narkoba Diungkap Polda Jatim: Amankan 2.248 Tersangka, Sita Rp30,1 M

Kegiatan berlangsung di Lembang, Jawa Barat pada Kamis (10/4/2025) lalu.

Kedatangan Kepala BNN RI disambut hangat Kasespim Lemdiklat Polri, Brigjen Pol. Rudi Darmoko beserta jajaran.

Turut mendampingi Kepala BNN RI sejumlah pejabat tinggi BNN, antara lain Kepala Pusat Penelitian, Data, dan Informasi Brigjen Pol. Augustinus Berlianto Pangaribuan, Kepala BNNP Jawa Barat Brigjen Pol. M. Arief Ramdhani, Plt. Direktur Intelijen Brigjen Pol. Satria Oktoreza, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono.

Di hadapan 50 peserta Dikreg Ke-34 Tahun Ajaran 2025, Marthinus Hukom menyampaikan pengetahuan dan pengalamannya dalam memberantas peredaran narkoba.

Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi para peserta untuk diimplementasikan di satuan kerja masing-masing setelah menyelesaikan pendidikan.

"Sespimti menjadi salah satu lembaga pendidikan untuk mendalami, mengeksplorasi ilmu pengetahuan menjadi satu landasan moral, dan itu seyogyanya terus dibawa kembali ke kesatuan masing-masing untuk diimplementasikan," ungkap Kepala BNN RI dalam laman Divhumas Polri dikutip Sabtu (12/4/2025).

Baca juga: Kapolri Perintahkan Jajaran Berantas Judi Online dan Narkoba

Kepala BNN RI juga menyoroti pentingnya moralitas dan pendekatan humanistik dalam upaya rehabilitasi para pecandu narkoba.

Ia mengingatkan agar tidak ada oknum aparat yang menyalahgunakan wewenang dengan melakukan pemerasan terhadap masyarakat, terutama mengingat maraknya pemberitaan terkait isu tersebut.

"Saya harap adik-adik di sini bisa berubah, negara saja bisa, teknologi, masa moral kita tidak bisa diubah," ungkap jenderal polisi bintang tiga tersebut.

Marthinus Hukom menekankan krusialnya sinergitas antar aparat penegak hukum dalam menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks dan terorganisir.

Baca juga: BNN RI Gandeng Baznas Optimalisasi Dana Keagamaan dalam Pemberantasan Narkotika

Ia memaparkan enam pendekatan strategis yang menjadi fokus BNN dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Keenam strategi tersebut meliputi penguatan kolaborasi antar lembaga, penguatan intelijen P4GN, penguatan pengawasan di wilayah pesisir dan perbatasan negara, penerapan pendekatan tematik dan ikonik dalam program pencegahan, serta penguatan sumber daya dan infrastruktur BNN.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen BNN dalam membangun sinergi yang kuat dengan lembaga pendidikan dan pelatihan kepolisian.

Melalui pembekalan ini, diharapkan akan lahir pemimpin-pemimpin Polri yang berintegritas tinggi dan memiliki komitmen yang kuat dalam memberantas narkoba demi mewujudkan visi Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait