Terima SK dan SPT, Khusnul Imbau Guru PPPK Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Terima SK dan SPT, Khusnul Imbau Guru PPPK Tingkatkan Kualitas Pendidikan © mili.id

Khusnul Khotimah

Mili.id - Khusnul Khotimah, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, memberikan pesan khusus kepada 882 guru dengan status pegawai lemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Pahlawan, yang telah menerima surat keputusan (SK) pengangkatan dan surat perintah tugas (SPT).

Menurut Khusnul, dirinya sangat bergembira para guru PPPK yang telah dinyatakan lolos, sekarang sudah menerima SK pengangkatan dan SPT dari Dinas Pendidikan (Dispendik).

Baca juga: Polres Kediri Kota Ringkus Pelaku Spesialis Pecah Kaca Mobil, Beraksi di 13 TKP Lintas Daerah

Sebab saat ia melakukan reses, sempat menerima keluhan guru PPPK yang nasibnya tidak jelas karena belum menerima SK pengangkatan dan SPT, khususnya guru PPPK yang diterima pada tahap kedua.

"Alhamdulillah SK guru PPPK tahap dua sudah diserahkan pada tanggal 30 Mei lalu. Saat ini guru-guru PPPK sudah bekerja sesuai tempat penugasan yang telah diterima." kata Khusnul melalui keterangannya yang diterima redaksi Mili.id

"Saya ucapkan selama dan sukses serta selamat bertugas untuk seluruh guru PPPK. Selamat mengabdi untuk pendidikan Surabaya," ujar Khusnul

Sebagai informasi, 882 guru PPPK yang menerima SK pengangkatan dan SPT itu dibagi dalam dua tahap.

Tahap pertama sebanyak 470 orang yang sudah menerima SK Wali Kota tentang pengangkatan PPPK, SPT dari Dispendik dan SPK Kepala BKPSDM.

Baca juga: Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Sita Dokumen dan CPU Perusahaan

Sedangkan tahap kedua sebanyak 413 orang yang sudah menerima SK Wali Kota tentang Pengangkatan PPPK dan SPT dari Dispendik.

Wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan ini pun memberikan pesan kepada seluruh guru PPPK tersebut, agar ikhlas bergotong royong bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya. Dengan pendidikan, bisa meningkatkan derajat warga menjadi lebih baik.

Gotong royong ini, kata Khusnul, sejalan dengan semangat hari lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. "Inti dari Pancasila adalah gotong royong. Jika seluruh guru PPPK saling bergotong royong meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya, berarti juga telah melaksanakan Pancasila," ungkapnya.

Baca juga: Apel Siaga dan Pelayanan Malam Takbir Iduladha 1447 H, Polresta Malang Kota Kerahkan 400 Personel Gabungan Jaga Kondusivitas

Dalam pidatonya pada 1 Juni 1945 di hadapan peserta Sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), lanjut Khusnul, Bung Karno menyatakan gotong-royong adalah pembantingan-tulang bersama, pemerasan-keringat bersama, perjoangan bantu-binantu bersama.

"Oleh karena itu, mari bersama-sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan Surabaya. Dengan pendidikan, SDM Surabaya akan unggul dan mampu bersaing secara global." papar Khusnul

"Sekali lagi, selamat bertugas untuk seluruh guru PPPK di Surabaya. Pengabdianmu akan dicatat sejarah pendidikan Surabaya," demikian Khusnul 

Editor : Redaksi



Berita Terkait