Catat, Berikut Titik Rawan Macet di Jatim saat Mudik Lebaran 2025

Catat, Berikut Titik Rawan Macet di Jatim saat Mudik Lebaran 2025 © mili.id

Ilustrasi mudik lebaran. (Dok. Mili.id)

Surabaya, mili.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur memaparkan titik-titik rawan kemacetan saat mudik dan libur Lebaran 2025.

"Untuk titik rawan macet di jalur arteri Jawa Timur tercatat ada 18 titik," sebut Kepala Dishub Jatim Nyono, Senin (17/3/2025).

Baca juga: Respons Cepat Polisi Majalengka Tangani Kasus Pemudik Yang Tertinggal Di Rest Area Tol

18 titik itu, di antaranya kawasan Simpang Mengkreng, Perlintasan KA Bagor, Simpang Kertosono, Pasar Baureno, Pasar Babat, Pasar Brondong, Duduk Sampeyan, Perlintasan KA Kota Lamongan, Pasar Singosari, Pasar Lawang, Alun-Alun Bangil, Pasar Ngopak, Pasar Nguling, Pasar Asembagus, Pasar Rogojampi, Pasar Genteng, Pasar Klakah dan Pelabuhan Ketapang.

Untuk titik rawan kemacetan di kawasan jalan tol Jawa Timur, tercatat ada tujuh titik. Di antaranya KM12/Jembatan Tol Guningsari Tol Surabaya-Gempol, Gate Sidoarjo II, Gate Tol Japanan Utama, KM 763 Tol Porong - Sidoarjo, Exit Tol Pandaan, Gate Tol Singosari dan Exit Tol Bandar.

"Kalau untuk pasar tumpah yang berpotensi menyebabkan kemacetan ada 14 titik," sebut Nyono.

Baca juga: One Way KM 263–70 Diterapkan, Pemerintah Kendalikan Lonjakan Arus Balik

Pasar tumah itu di antaranya di Surabaya (Jalan Stasiun Wonokromo, Jalan Pasar Kembang, Jalan Genteng Besar), Sidoarjo (Jalan Raya Krian), Gresik (Jalan Raya Duduk Sampeyan), Lamongan (Jalan Raya Banaran Babat), Nganjuk (Jalan Raya Nganjuk Bagor).

Kemudian Malang (Jalan Raya Thamrin Lawang dan Jalan Raya Singosari), Lumajang (Jalan Raya Ranuyoso dan Jalan Kawasan Pasar Klalah), Bangkalan (Jalan Tanah Merah, Jalan Raya Desa Blega dan Jalan Raya Galis), serta Jalan Raya Tanjung Camplong).

Baca juga: Arus Mudik di Jatim 2026 Naik Signifikan, Jumlah Kendaraan Tembus 1,93 Juta

Sementara titik di perlintasan sebidang kereta api yang berpotensi mengalami kemacetan di antaranya 4 di Lumajang, 2 di Jember, 5 di Sidoarjo, 1 di Lamongan, 1 di Bojonegoro, 2 di Jombang, 1 di Nganjuk, 1 di Kabupaten Malang, 1 di Kota Malang, 1 di Kabupaten Blitar, dan 3 di Banyuwangi.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati. Apalagi yang membawa barang bawaan saat mudik. Apabila ngantuk, lebih baik agar menepi dan istirahat. Tak lupa, jangan buru-buru, agar nantinya perjalanan bisa aman dan nyaman," tutur Nyono.

Editor : Aris S



Berita Terkait