Kasus Bentrok Pesilat di Banjarsugihan Surabaya, Polisi Kejar Pelaku Lain

Kasus Bentrok Pesilat di Banjarsugihan Surabaya, Polisi Kejar Pelaku Lain © mili.id

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto

Surabaya, mili.id - Polisi telah menangkap tiga dari belasan pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap NI (20), salah satu anggota silat asal Tarokan, Kediri di Banjarsugihan, Tandes, Surabaya, beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto menegaskan, Unit Jatanras terus melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang turut terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban

"Kami masih dalami kasus ini. Tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat," katanya, Rabu (12/2/2025).

Dengan demikian, ia mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya anggota perguruan silat dari pelaku dan korban untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Apabila kembali bergejolak dan membuat masyarakat serta keamanan Surabaya terganggu, pihaknya tidak segan akan melakukan penindakan tegas tanpa pandang bulu.

Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel

"Kami akan menindak tegas setiap bentuk aksi kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Tidak ada toleransi bagi pelaku kriminalitas apalagi yang dilakukan secara berkelompok," pungkasnya.

Sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Surabaya cuma menangkap 3 dari belasan pelaku pengeroyokan terhadap NI (20) pemuda asal Dusun Tarokan, Kediri di Jalan Raya Manukan Kulon, Tandes, Surabaya pada Kamis (6/2/2025).

Tiga pelaku yang diamankan ialah DE (20), asal Jalan Tengger Raya; MS (20), asal Jalan Banjarsugihan; dan RAR (17) asal Jalan Manukan Tohirin warga kota setempat.

Baca juga: Warga Barata Jaya Tolak Spiritshaus, Satpol PP Ancam Segel Gerai Ilegal

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto mengatakan, pengeroyokan berawal ketika kelompok pesilat melakukan konvoi masuk Surabaya sekitar pukul 00.00 WIB.

"Pada hari Kamis tanggal 6 Februari 2025, rombongan kelompok silat melaksanakan konvoi dengan jumlah kurang lebih 100 motor dari arah Gresik memasuki wilayah Surabaya," katanya, Selasa (11/2/2025).

Editor : Aris S



Berita Terkait