Ibu dan Bayi Korban Kecelakaan Bus Pariwisata Kota Batu Dimakamkan di Lumajang

Ibu dan Bayi Korban Kecelakaan Bus Pariwisata Kota Batu Dimakamkan di Lumajang © mili.id

Korban meninggal Ibu dan Bayi Saat di rumah duka untuk dimakamkan. (Istimewa)

Jember, mili.id - Ibu dan bayi korban kecelakaan bus pariwisata yang mengalami blong dan mengakibatkan empay korban tewas di Kota Batu dimakamkan Lumajang.

Diantara para korban itu, diketahui adalah satu keluarga asal Kabupaten Jember. Si suami bernama Muhammad Syafiudin Nuriswanto (30), istrinya bernama Anis Wulandari. 

Mereka adalah pasangan muda yang baru menikah, dan putrinya yang masih bayi berusia 20 bulan bernama Syfania Nurputri Iswan. Satu keluarga itu berasal dari Dusun Krajan, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Jember.

Dari kejadian kecelakaan bus pariwisata maut itu, untuk si suami mengalami luka pada kepala dan patah lengan tangan kanan dan menjalani perawatan di salah satu rumah sakit Kota Batu. Sedangkan istri dan anaknya yang masih bayi meninggal di lokasi kejadian.

Menurut informasi yang disampaikan Sopir Ambulans YDSF Malang, Untung Widodo (48) dan Co Driver Al Hilal Azhar (23). Korban ibu dan anak itu sesuai permintaan keluarga, dimakamkan ditempat asalnya di Dusun Krajan Tengah, Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

"Alasan dimakamkan di sana, sesuai permintaan dari ibu kandungnya dan keluarga. Ibunya tadi minta dengan datang langsung ke rumah sakit (Hasta Bhayangkara) sekitar pukul 02.30 WIB," kata Hilal , Kamis (9/1/2025).

Terkait kejadian kecelakaan mau bus pariwisata itu, kata Hilal, untuk korban satu keluarga asal Jember. Mereka ke Kota Batu untuk berlibur.

"Mereka berangkat ke Malang naik kereta api. Mereka sudah tiga hari di Kota Batu. Selama di sana (Kota Batu), menyewa motor untuk berlibur. Suami, istri, dan anaknya yang masih bayi itu," ucapnya.

Saat kejadian kecelakaan yang merenggut nyawa ibu dan bayi itu. Satu keluarga itu mengendarai motor sewaan.

"Nah saat kejadian itu, mereka naik motor habis dari (lokasi wisata) Jatim Park 2. Mereka kemudian bermaksud ingin beli oleh-oleh buat ibunya. Nah saat dalam perjalanan mau beli oleh-oleh itu, mereka mengalami kecelakaan itu," jelas Hilal.

"Dari kejadian itu, istri dan anak bayinya meninggal di lokasi kejadian. Untuk suaminya selamat dan mengalami luka itu," sambungnya.

Terkait kondisi si suami diketahui selamat, dan mengalami luka. Sehingga harus mendapat perawatan di rumah sakit.

"Untuk suami korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan sadar, juga bisa respon. Korban mengalami luka di bagian kepala karena benturan keras, dan juga luka patah lengan tangan kanan. Tadi pagi menjalani proses operasi," ujar Hilal.

Terkait korban meninggal ibu dan anak. Jenazah para korban sudah sampai di rumah duka di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

"Saat sampai tadi, langsung dilanjutkan proses pemakaman. Untuk kami kembali lagi ke Malang," tandasnya.

Baca juga: 4 Fakta Penyelamatan Penumpang di Kecelakaan Maut Bus ALS Terbakar di Muratara

Editor : Achmad S



Berita Terkait