Karya Seni Bernilai Tinggi dari Balik Jeruji

Karya Seni Bernilai Tinggi dari Balik Jeruji © mili.id

Ukiran kaligrafi karya WBP di Rutan Situbondo (Foto: Ist)

Situbondo, mili.id - Sederet karya seni bernilai tinggi diproduksi dari balik jeruji Rutan Situbondo.

Ya, Rutan Kelas IIB Situbondo meluncurkan program kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui seni ukir kayu.

Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran

Program ini menghasilkan berbagai produk, seperti hiasan dinding, kaligrafi, tempat tisu, asbak hingga hiasan ruangan lainnya.

"Kegiatan ini untuk mewujudkan salah satu program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM," terang Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan, Rabu (8/1/2025).

Menurut Rudi, tujuan program pembinaan ini agar para WBP saat bebas nanti dapat mengembangkan ke dunia usaha, sehingga mereka mendapat penghasilan dari hasil kreativitasnya.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Para WBP di Rutan Situbondo membuat kerajinan seni ukir kayu (Foto: Ist)Para WBP di Rutan Situbondo membuat kerajinan seni ukir kayu (Foto: Ist)

"Program ini selaras dengan tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk WBP menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, tidak mengulangi kembali tindak pidana," papar dia.

Rudi berharap para WBP diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, berperan aktif dalam pembangunan dan hidup secara wajar sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab.

Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel

"Kita akan terus mengembangkan program kemandiran, agar para WBP dapat kembali hidup normal di lingkungannya, dengan mengembangkan keterampilannya dalam seni ukir, agar mereka mendapat penghasilan yang halal," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait