Presiden Prabowo Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis Bagi Warga Berulang Tahun

Presiden Prabowo Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis Bagi Warga Berulang Tahun © mili.id

Ilustrasi/mili.id

Surabaya, mili.id - Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat Indonesia yang sedang berulang tahun.

Program pemerintah menggunakan APBN 2025 ini mencapai Rp3,2 triliun.

Baca juga: Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Dicopot

Melansir akun Instragram Partai Gerindra @gerindra, program ini menyasar balita hingga lansia dengan pengecekan penyakit yang cukup komprehensif.

"Program pemeriksaan kesehatan gratis mencakup 14 penyakit dan dibagi menjadi beberapa kelompok, mulai dari balita hingga lansia," tulis Gerindra dikutip mili.id, Minggu (5/1/2025).

Cara Mendapat Cek Kesehatan Gratis

Masyarakat yang berulang tahun cukup mendatangi pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat.

Cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan menunjukkan ke petugas puskesmas, ketika ingin memanfaatkan fasilitas tersebut.

Baca juga: Warga Lamajang Bandung Begadang Sambut Sapi Kurban Banpres 1,2 Ton dari Prabowo

Daftar Cek Kesehatan Gratis

Balita
1. Hipotiroid kongenital.
2. Penyakit jantung bawaan kritis.
3. Hiperplasia adrenal kongenital.
4. Defisiensi G6PD.
5. Pertumbuhan.
6. Perkembangan.
7. Indra pendengaran.
8. Indra penglihatan.
9. Gigi dan mulut.
10. Talasemia.
11. Hepar.

Remaja
1. Indra pendengaran.
2. Indra penglihatan.
3. Gigi dan mulut.
4. Talasemia.
5. Anemia.
6. Obesitas.
7. Diabetes melitus.
8. Hipertensi.
9. Paru-paru.
10. Kesehatan jiwa.
11. Kebugaran.
12. Hepar.

Dewasa (18-39 Tahun)
1. Indra pendengaran.
2. Indra penglihatan.
3. Gigi dan mulut.
4. Obesitas.
5. Diabetes melitus.
6. Hipertensi.
7. Faktor risiko jantung strok.
8. Penyakit ginjal kronis.
9. Paru-paru.
10. Kesehatan jiwa.
11. Kebugaran.
12. Kanker payudara.
13. Kanker leher rahim.
14. Hepar.
15. Osteoporosis.

Baca juga: Di Tengah Kunjungan Kenegaraan, Prabowo Salat Idul Adha Bersama Diaspora

Dewasa (40-59 Tahun)
1. Indra pendengaran.
2. Indra penglihatan.
3. Gigi dan mulut.
4. Obesitas.
5. Diabetes melitus.
6. Hipertensi.
7. Kolesterol.
8. Faktor risiko strok.
9. Faktor risiko jantung.
10. Penyakit ginjal kronis.
11. Paru-paru.
12. Kesehatan jiwa.
13. Kebugaran.
14. Kanker payudara.
15. Kanker leher rahim.
16. Kanker usus.
17. Hepar.
18. Osteoporosis.

Lansia
1. Indra pendengaran.
2. Indra penglihatan.
3. Gigi dan mulut.
4. Obesitas.
5. Diabetes melitus.
6. Hipertensi.
7. Kolesterol.
8. Faktor risiko strok.
9. Faktor risiko jantung.
10. Penyakit ginjal kronis.
11. Paru-paru.
12. Kesehatan jiwa.
13. Kebugaran.
14. Kanker payudara.
15. Kanker leher rahim.
16. Kanker usus.
17. Geriatri.
18. Hepar.
19. Osteoporosis.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait