Rhoma Irama (Instagram: @rhoma_official)
Mili.id - 11 Desember 1946 atau 78 tahun lalu, Rhoma Irama dilahirkan.
Pria yang mendapat julukan "Raja Dangdut" ini memiliki nama asli Raden Oma Irama yang lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Baca juga: 10 April 210 Tahun Lalu, Iklim Dunia Kacau Akibat Letusan Gunung Tambora
Awal kariernya di dunia hiburan, ketika mulai dikenal sebagian bintang film kanak-kanak berjudul Djendral Kantjil, sekitar Tahun 1958.
Karier Rhoma Irama
Kariernya di musik dimulai sejak ia usia 11 tahun. Rhoma sudah menjadi penyanyi, gitaris, pimpinan dan musisi ternama.
Setelah jatuh bangun ia menjadi penyanyi, gitaris ritme dan pimpinan dalam band Tornado bersama kakaknya Benny Muharam, dia menjadi penyanyi, gitaris utama bersama tiga orang lainnya di Tahun 1959.
Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk grup musik sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973.
Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.
Pada 13 Oktober 1973, Rhoma mencanangkan semboyan "Voice of Moslem" (Suara Muslim) yang bertujuan menjadi agen pembaru musik Melayu yang memadukan unsur musik rock dalam musik Melayu serta melakukan improvisasi atas aransemen, syair, lirik, kostum, dan penampilan di atas panggung.
Bagi para penyanyi dangdut, lagu Rhoma mewakili semua suasana ada nuansa agama, cinta remaja, cinta kepada orangtua, kepada bangsa, kritik sosial, dan lain-lain.
Atas sepak terjangnya dalam belantika musik Indonesia, Rhoma Irama dinobatkan sebagai penyanyi tertua di Tanah Air.
Sederet Penghargaan Rhoma Irama:
1. Tahun 1971, juara 1 lomba menyanyi tingkat ASEAN di Singapura.
2. Dekade 70-an, Rhoma banyak mendapatkan penghargaan puluhan Piringan Emas atau yang disebut Golden Record atas kesuksesan penjualan Kaset-kasetnya.
3. Agustus 1985, majalah Asia Week edisi XVI menempatkan Rhoma Irama sebagai Raja Musik Asia Tenggara, setelah memuat liputan pertunjukan Soneta Group di Kuala Lumpur.
4. Tahun 1992, Rhoma mendapatkan pengakuan oleh dunia musik Amerika, saat majalah Entertainment edisi Februari tahun tersebut mencantumkannya sebagai The Indonesian Rocker.
5. Akhir April tahun 1994, Rhoma Irama menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Mr. Tanaka dari Life Record Jepang di Tokyo. Sebanyak 200 buah judul lagunya akan direkam ke dalam bahasa Inggris dan Jepang, untuk diedarkan di pasar Internasional. Rencananya lagu-lagu tersebut akan dibuat dalam bentuk laser disc (LD) dan compact disc (CD).
6. Legenda Dangdut Indonesia, Anugerah Dangdut Indonesia Tahun 1997.
7. Pengaransemen Musik Terbaik lagu Euforia, TPI Awards Tahun 2000.
8. Special Legend of Music, Anugerah Music Indonesia RCTI Tahun 2002.
Baca juga: 8 Februari 42 Tahun Lalu Olga Syahputra Dilahirkan, Begini Perjalanan Hidupnya
9. 16 November 2007 Rhoma menerima penghargaan sebagai "The South East Asia Superstar Legend" di Singapura.
10. Bersama Elvie Sukaesih mendapatkan penghargaan dari Museum Dunia Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori Raja dan Ratu Dangdut Indonesia.
11. 23 Desember 2007 Rhoma menerima Lifetime Achievement Award pada penyelenggaran perdana Anugerah Musik Indonesia (AMI) Dangdut Awards.
12. Album Begadang masuk dalam 150 Album terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stones.
13. Diabadikan oleh majalah Rolling Stone Indonesia sebagai salah satu dari The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa pada Tahun 2008.
14. Rhoma telah menciptakan 1000 lebih lagu Dangdut, sekaligus memperoleh predikat pencipta lagu Dangdut terlaris.
15. Tahun 2009, Presiden SBY menganugerahkan penghargaan kepada Rhoma Irama sebagai Seniman Indonesia Terbaik.
16. Penghargaan dari MURI, sebagai Penyanyi Legenda.
17. Mendapatkan gelar Profesor Honoris Causa dalam bidang musik yang diterimanya dari dua universitas berbeda, yaitu dari Northern California Global University dan dari American University of Hawaii, keduanya dari Amerika.
Baca juga: 29 Januari 75 Tahun Lalu, Panglima Besar Jenderal Soedirman Wafat
18. Nama Rhoma Irama diabadikan sebagai nama piala untuk 6 kategori permainan instrumen musik dangdut.
19. Berdasarkan hasil survei yang diadakan oleh Reform Institute 2008, menempatkan Rhoma di atas penyanyi maupun grup-grup musik seperti: Ungu, Peterpan, Iwan Fals, maupun Dewa 19.
20. The South East Asia Superstar Legend di Singapura.
21. Lifetime Achievement Awards 2011, SCTV.
22. Lifetime Achievement Awards 2014, MNCTV Dangdut Awards 2014.
23. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan HAM, 2014.
24. Muslim Choice Awards, 2018.
25. Legenda Dangdut Paling Mantul, Anugerah Dangdut Indonesia 2019.
Editor : Narendra Bakrie
