Nilai Investasi Tinggi, Dewan Kota Sayangkan Surabaya Tidak Punya BLK

Nilai Investasi Tinggi, Dewan Kota Sayangkan Surabaya Tidak Punya BLK © mili.id

William Wirakusuma

Mili.id - William Wirakusuma, Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya menyangkan Kota Pahlawan sejauh ini belum punya balai latihan kerja (BLK).

"Harusnya dengan APBD 10 Triliun, kita punya BLK kelas internasional," kata legislator PSI tersebut, Selasa (29/3).

Di Solo yang relatif kotanya lebih kecil,  lanjut William, punya tempat latihan kerja standar internasional dan lulusannya juga diantri (perusahaan). "Itu yang kami sayangkan kenapa dinas tenaga kerja (Disnaker) Kota Surabaya sampai tahun 2021 tidak punya BLK sendiri." ketus dia.

Padahal, menurut dia Disnaker sebenarnya boleh untuk membuat BLK dan potensinya juga besar, mengingat nilai investasi Kota Surabaya berada diperingkat kedua, setelah Bekasi. "Dengan investasi yang tinggi harusnya ada kesiapan tenaga kerjanya, sebab banyak investasi masuk." tegas dia.

Kendati begitu, sambung William, bila pekerjanya tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh investor, mereka bakal mengambil dari luar kota. Sehingga tingkat pengangguran di Surabaya tidak akan turun.

"Masak 2021 dari tenaga kerja berhasil menempatkan 2800 orang, sedangkan tingkat pengangguran 16 persen. Berarti kan tidak ada ke kesamaan, tidak cocok antara permintaan investor Surabaya dengan kemampuan tenaga kerja yang ada di kota Surabaya." demikian William.

Baca juga: Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi, Tembus Rp 2,77 Juta per Gram

Editor : Redaksi



Berita Terkait