Freddie Mercury dan Kisahnya Melawan AIDS Hingga Meninggal 31 Tahun Lalu

Freddie Mercury dan Kisahnya Melawan AIDS Hingga Meninggal 31 Tahun Lalu © mili.id

Freddie Mercury (Foto: Wikipedia)

mili.id - 24 November 1991, atau 31 tahun yang lalu, vokalis band rock Queen, Freddie Mercury (Farrokh Bulsara) meninggal, di usia 45 tahun.

Pria kelahiran 5 September 1946 itu meninggal dunia akibat bronkopneumonia dan acquired immune deficiency syndrome (AIDS).

Baca juga: Dinkes Grobogan Catat Ratusan Warga Meninggal 45 Diantaranya Ibu Hamil Karena Penyakit Ini

Semasa hidup, ia memang dikenal menyukai seks bebas, alkohol dan narkoba. Ia juga dikenal sebagai biseksual.

Hal-hal tersebut diduga kuat menjadi penyebab vokalis band Queen tersebut terjangkit AIDS.

Setelah tahu bahwa dia positif HIV, tepatnya pada 1987, ia bersikeras untuk tidak mengumumkan penyakitnya kepada publik.

Hanya mereka yang paling dekat dengan penyanyi legendaris itu yang diberitahu. Dia bertekad untuk menyembunyikan penyakitnya dari jutaan penggemarnya di seluruh dunia.

Baca juga: 2.039 Kasus Baru HIV di Bali, Banyak Pasien Berasal dari Luar Daerah

Freddie Mercury bahkan menghabiskan dua tahun terakhir hidupnya dalam pengasingan total, dan hanya mengizinkan orang-orang terdekat yang bisa mengunjunginya.

Kemudian, pada awal November 1991, Freddie Mercury membuat keputusan memilukan untuk berhenti mengonsumsi obat AIDS ketika dia kembali ke Swiss.

24 jam sebelum dia meninggal, dia mengeluarkan pernyataan kepada pers, mengatakan kepada para penggemarnya bahwa dia telah didiagnosis mengidap AIDS.

Baca juga: Peserta Pesta Gay di Midtown Surabaya Dites HIV/AIDS, 29 Orang Positif

Freddie Mercury menghembuskan napas terakhir setelah 4 tahun bertempur melawan AIDS.

Jasadnya kemudian dikremasi di West London Crematorium pada 27 November 1991.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait