Simbol Kasih Sayang, PSI Surabaya Bagi 250 Bunga Mawar pada Pengendara

Simbol Kasih Sayang, PSI Surabaya Bagi 250 Bunga Mawar pada Pengendara © mili.id

Tak hanya bagi-bagi bunga, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan "PSI Cinta Damai dan Anti Kekerasan” (PSI Surabaya for Mili.id)

Surabaya - Puluhan pengurus dan kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya turun ke jalan membagikan bunga mawar merah kepada para pengendara motor sebagai bentuk penolakan terhadap kasus kekerasan dan bullying.

Tak hanya bagi-bagi bunga, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan "PSI Cinta Damai dan Anti Kekerasan”, Serta poster-poster bertuliskan, diantaranya "Selamatkan Anak Negeri dari Tindak Kekerasan".

Baca juga: ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Hadirkan "Fraktal", Pameran yang Mengajak Menyelami Bentuk dan Warna

Aksi simpatik yang dipusatkan di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya ini juga menyasar pengendara yang sedang melintas, tak terkecuali siswa SMA Negeri Kompleks yang pulang sekolah.

Berlin Hasibuan, Ketua Divisi Kepemudaan dan Pengorganisasian Masyarakat DPD PSI Surabaya sekaligus Koordinator Lapangan Aksi menjelaskan kegiatan ini guna memberitahukan pada masyarakat jangan sampai ada lagi kekerasan atau bullying pada anak.

“Kalau sejak kecil mental mereka sudah rusak akibat bullying, maka akan mempengaruhi kehidupan mereka di masa mendatang,” tegas Berlin melalui siaran tertulisnya Sabtu (23/11/2024).

"Selain itu kegiatan ini sekaligus mengenalkan ke masyarakat bahwa Surabaya adalah kota yang ramah terhadap anak," imbuh Berlin.

Daniel Lukas Rorong, Humas PSI Surabaya menuturkan bahwa aksi simpatik ini dalam rangkaian peringatan Hari Anak Sedunia yang jatuh pada 20 November lalu.

Baca juga: Pejabat Bea Cukai Diduga Dua Kali Terima “Shopping Bag” Berisi Uang Suap dari Bos Blueray

"Dalam waktu dekat, kami juga akan melanjutkan rangkaian acara Peringatan Hari Anak Sedunia dengan menghelat acara Seminar Parenting," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Satria Sembiring, Ketua Bapillu PSI Surabaya menegaskan bahwa DPD PSI Surabaya juga menyatakan sikap terhadap kasus kekerasan pada anak-anak.

Melalui momentum Hari Anak Sedunia tahun ini, kami dari Partai Solidaritas Indonesia menyatakan sikap untuk tetap konsisten menolak dengan tegas praktek tindak kekerasan terhadap anak, terutama di lingkungan pendidikan.

"Mengutuk keras setiap pelaku tindak kekerasan dalam berbagai bentuknya terutama di lingkungan pendidikan di Kota Surabaya," ungkapnya.

Baca juga: KPK Ungkap Tersangka Kasus Imigrasi Diduga Beli Rumah dengan Kepingan Emas

Dia juga mendesak pihak- pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum dan pemerintah kota Surabaya untuk menindak tegas para pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku agar ada efek jera dan menjadi pembelajaran bagi masyarakat kota Surabaya.

"Mengimbau pihak penyelenggara pendidikan (sekolah) untuk senantiasa lebih proaktif dengan melakukan aksi kongkrit sebagai upaya pencegahan tindak kekerasan di sekolah masing-masing," bebernya.

Dia menambahkan melalui momentum hari anak se dunia tahun ini, kami mengajak semua komponen masyarakat Surabaya untuk berkolaborasi, bersatu padu melawan tindak kekerasaran, termasuk perundungan dan premanisme di lingkungan pendidikan di kota Surabaya.

Editor : Aris S



Berita Terkait