Pemkot Mojokerto Uji Coba Makan Bergizi Gratis Hari ini, Sasar 19 Ribu Pelajar

Pemkot Mojokerto Uji Coba Makan Bergizi Gratis Hari ini, Sasar 19 Ribu Pelajar © mili.id

Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Pemkot Mojokerto melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis serentak hari ini, Rabu (20/11/2024).

Makan bergizi gratis dilakukan serentak di jenjang SD dan SMP, dengan total sasaran mencapai 19 ribu pelajar.

Baca juga: Gelap Gulita, Pria 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Surodinawan Mojokerto

Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro (Mas Pj) membeberkan kesiapan pemkot untuk menggulirkan program makan bergizi gratis di sekolah.

"Semua sudah kita siapkan dan kita formulasikan. Semoga bisa berjalan dengan baik," ucap Mas Pj.

Mas Pj menyebut, uji coba pemberian makan bergizi gratis digelar dua kali dalam bulan ini. Simulasi ini dinaungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto.

Pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis bertujuan untuk mematangkan persiapan sebelum program anyar ini diterapkan di tahun depan.

"Ini menjadi bagian yang kita persiapkan di Tahun 2025," terangnya.

Mas Pj menyampaikan, alokasi anggaran dan paket makanan yang dibagikan untuk siswa SD dan SMP berbeda.

Baca juga: Viral Tiang Provider Berdiri di Pekarangan Tanpa Izin Pemilik Lahan, Warga Mojokerto Minta Segera Dipindahkan

Menurutnya, variasi menu itu mengacu pada standar kebutuhan gizi yang dietapkan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto.

"Jadi anggaran per satuannya antara SD dan SMP beda, karena ada angka kecukupan gizi," paparnya.

Sementara Kepala Dikbud Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo menambahkan, tahap awal uji coba program makan bergizi gratis menyasar sekolah negeri. Masing-masing dilaksanakan serentak di 44 SDN dan 9 SMPN.

"Secara keseluruhan jumlah siswa sekitar 19 ribuan," jelas dia.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung

Untuk jenjang SD, jelas Ruby, setiap paket makanan dianggarkan Rp 17.500 per anak. Sedangkan untuk jenjang SMP dialokasikan Rp20 ribu per paket makanan.

Kebutuhan anggaran untuk uji coba makan bergizi gratis ini dialokasikan dari dana bantuan operasional sekolah daerah (bosda).

"Pemberiannya paket makanan secara keseluruhan langsung dilaksanakan serentak di masing-masing sekolah," pungkas Ruby.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait