Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 503/Mayangkara Koops Habema mengajak anak-anak di Nduga, Papua bermain dan belajar (Foto: Ist)
Mojokerto - Keceriaan tampak terlihat dari belasan anak-anak Indonesia yang ada di Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Papua, saat Ksatria Mayangkara mengajak bermain mereka.
Itulah salah satu cara Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 503/Mayangkara Koops Habema menghibur dan melatih motorik anak-anak hebat itu dengan membuat mainan kreatif pesawat kertas.
Baca juga: Update Harga Pangan Papua Barat: Minyak Goreng Curah Tertinggi Kenaikan
Letda Inf Yudi Riandoko yang kala itu memimpin menyebut, kegiatan tersebut sebagai upaya mendukung pola pembinaan teritorial, karena keceriaan anak-anak merupakan representasi kedamaian dan ketenteraman suatu daerah.
Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 503/Mayangkara Koops Habema mengajak anak-anak di Nduga, Papua bermain dan belajar
Ia dan anggota raider lainnya mendatangi salah satu rumah warga yang ramai anak-anak bermain. Dengan membawa aneka mainan kesukaan anak-anak, Ksatria Mayangkara mengajak bermain layaknya bercanda dengan teman sebaya.
Baca juga: TNI Bantah Tembak Warga di Tembagapura, Sebut OPM Jadikan Tameng
"Bermain bersama anak-anak juga dapat melatih motorik anak, kepercayaan diri, fokus, dan kreativitas anak dalam bermain. Seperti halnya membuat mainan pesawat dari kertas yang sangat membuat anak-anak antusias untuk belajar," jelas Yudi kepada mili.id, Sabtu (9/11/2024).
Yudi mengaku, kegiatan bermain ini selain bentuk sarana mendekatkan Satgas Yonif 503/Mayangkara kepada masyarakat, juga bertujuan membangun mental positif anak-anak sebagai generasi penerus yang nantinya dapat menjadikan wilayah Kabupaten Nduga lebih baik lagi.
Baca juga: Film ‘Pesta Babi’ Jadi Alarm: SPPB Serukan Persatuan Selamatkan Alam Papua
Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 503/Mayangkara Koops Habema mengajak anak-anak di Nduga, Papua bermain dan belajar
"Dengan cara kreatif Satgas Yonif 503/Mayangkara akan selalu dekat dengan masyarakat, dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tambahnya.
Editor : Narendra Bakrie
