Surabaya - Identitas pria diduga maling sepeda yang tewas dimassa di Jalan Manyar Kertoarjo Surabaya terkuak.
Belakangan diketahui pria tersebut berinisial MA (40), warga Sukolilo, Surabaya. Ia tewas setelah tepergok mencuri sepeda angin di dua tempat.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Kapolsek Mulyorejo, Kompol Aspul Bakti mengatakan, untuk sementara ada dua orang saksi yang sudah diperiksa. Salah satunya pemilik barang.
"Sementara ini baru dua (saksi yang sudah dimintai keterangan), salah satunya pemilik barang," tegas Aspul dikonfirmasi milikindonesia.id, Senin (4/11/2024).
Pemilik barang yang diperiksa ialah Fahmi Amrullah (34).
Kasus ini bermula ketika Fahmi melihat MA berupaya kabur membawa sepeda angin yang dicurinya dari teras Panti Asuhan Maslahatul Ummah.
Fahmi menjelaskan kronologi kejadian (Foto: Wendy/mili.id)
"Saat tahu, saya langsung teriaki maling. Sepeda angin sudah di luar pagar, sepeda itu langsung dilempar sama pelaku," ungkapnya.
Saat itu ia memang belum tidur dan berniat jaga kampung. Hal ini ia lakukan karena bulan lalu ia sempat menjadi korban pencurian. Fahmi pernah kehilangan sepeda angin dan 4 tabung elpiji.
Ketika memergoki aksi pencurian MA, Fahmi yang kelewat geram mengaku langsung melakukan pengejaran, setelah berteriak minta tolong ke warga.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"Saya hanya nakut-nakuti saja. Pelaku badannya besar, saya sendiri sebetulnya takut. Saya kejar sambil teriak maling," tambahnya.
Saat mengejar MA, ia mengaku sendirian. Ia lari sekitar satu kilometer. Kemudian baru ada warga di jalan tembusan arah perumahan.
Saat dikejar Fahmi, MA sempat mengambil sepeda angin yang diduga digunakan sebagai sarana untuk kabur.
"Dia (pelaku) mungkin kecapekan lari sampai ambil sepeda angin buat kabur. Tapi gak lama ada warga lain yang datang dan langsung menangkapnya," tutur Fahmi.
MA ditemukan dalam kondisi penuh luka dan kedua tangan terikat ke belakang, sekitar pukul 03.30 WIB.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Sebelum ditemukan tewas, MA tepergok mencuri sepeda angin di Panti Asuhan Maslahatul Ummah, Jalan Manyar Sabrangan.
MA yang tepergok langsung kabur memasuki gang-gang kecil, hingga berhasil lolos.
Namun, beberapa saat kemudian ia kembali beraksi. Lokasinya tidak jauh dari tempat pertama ia tepergok. Ia mencoba mencuri sepeda angin milik Indana, warga Jalan Manyar Sabrangan Gang III.
Untuk kedua kalinya ia tertangkap basah. Namun kali ini ia tidak bisa lolos.
Warga yang sudah geram karena sering kali ada kejadian pencurian sepeda, terus memburunya hingga ke Jalan Manyar Kertoarjo.
Editor : Narendra Bakrie
