Pengemudi Kijang Maut Tabrak Warung di Surabaya dalam Kondisi Mabuk

Pengemudi Kijang Maut Tabrak Warung di Surabaya dalam Kondisi Mabuk © mili.id

Dua korban tewas akibat tertabrak Kijang ketika makan di warung.(Wendy/mili.id)

Surabaya - Polisi saat ini tengah mendalami keterangan sejumlah saksi atas insiden Toyota Kijang Innova W 1168 CQ menabrak 2 warung di Jalan Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya, hingga menelan 2 korban jiwa dan 4 orang luka-luka, Jumat (1/11/2024).

Salah satu saksi di lokasi kejadian, Wahyu mengatakan, ketika dievakuasi petugas gabungan, napas Mohammad Alief Arroziqin (22) alias Aril, pengemudi Kijang Innova mengeluarkan aroma khas minuman keras.

Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya

"Sepertinya sopir Innova (Aril) dalam posisi mabuk. Itu terlihat dari wajah dan bau napasnya saat dievakuasi petugas. Iya, petugas bilang kalau bau alkohol," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi mengatakan, pihaknya tak mau berandai-andai, sehingga, Aril dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan.

"Masih diperiksa di Rumah Sakit Polda Jatim. Dilakukan cek darah untuk mengetahui apakah ada kadar alkohol atau psikotropika," terangnya.

Hasil pemeriksaan petugas di lapangan, Aril juga kedapatan tak dibekali Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"Iya, saudara Mohammad Alief Arroziqin berkendara tanpa SIM, tanpa STNK," jelasnya.

Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak

Ketika ditanya Aril berasal dari mana dan hendak menuju ke mana, Suryadi menegaskan bila pihaknya belum melakukan pemeriksaan secara komprehensif, karena Aril masih sakit.

"Belum diperiksa, masih sakit," pungkasnya.

Sebelumnya, insiden Toyota Kijang Innova W 1168 CQ menabrak 2 warung di Jalan Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya, rupanya tak hanya memakan 2 korban jiwa saja.

Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Ada beberapa orang yang menderita luka atas peristiwa yang terjadi pada Jumat (1/11/2024) subuh tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi saat dikonfirmasi mengatakan, dua orang yang korban tewas berhasil diindentifikasi, keduanya saat ini berada di kamar mayat RSUD dr. Soetomo.

"Korban meninggal dunia di TKP (Tempat Kejadian Perkara) merupakan Sugiono dan Sri Ariani, asal Jalan Kapas Madya I, Surabaya, mereka merupakan pengunjung warung," ujarnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait