Semangat Sumpah Pemuda ke-96 diusung sebagai tema pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar CASN hari kesepuluh.(Humas Kemenkumham Jatim).
Surabaya - Semangat Sumpah Pemuda ke-96 diusung sebagai tema pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar CASN hari kesepuluh yang digelar di Politeknik Pelayaran Surabaya, Senin (28/10), sambil menunggu sesi ujian, para peserta diajak mengucapkan sumpah pemuda.
Sementara itu, Panitia SKD CASN Kemenkumham Jatim kompak mengenakan Jersey Timnas Indonesia, Kasubag Humas Ishadi MP menuturkan selain menambah semangat panitia, hal ini juga untuk menambah motivasi dari peserta sebelum mengikuti Ujian yang berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya
"Semoga semangat Sumpah Pemuda ke-96 menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta yang mayoritas merupakan generasi milineal, besar harapan semangat Nasionalisme dan cinta tanah air terpatri di pundak pemuda pemudi harapan bangsa ini", urainya.
Saat berada di ruang tunggu peserta diajak turut serta menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia yang dirangkaikan dengan pengucapan ikrar Sumpah Pemuda.
"Aura positif dan bangga menjadi bagian dari bangsa yang besar tersirat di wajah para peserta yang merupakan formasi penjaga tahanan," tuturnya.
Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak
Sedangkan Kepala Sub Bagian Kepegawaian Nova Wijayanti menuturkan pelaksanaan SKD CASN Tahun 2024 memasuki hari kesepuluh dari jadwal enam belas hari kalender.
"Alhamdulilah sampai hari ini pelaksanaan berjalan lancar tidak menemui kendala berarti, baik jaringan maupun sarana pra sarana dan SDM, semoga sampai paripurna kegiatan tetap berjalan lancar dan sukses," tutupnya.
Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta
Sebanyak 31.068 peserta memperebutkan kursi CPNS dalam berbagai formasi yakni Pemeriksa Imigrasi Pemula, Penjaga Tahanan dan beberapa formasi pada Unit Eselon I pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan Badan Strategi Kebijkan Hukum dan HAM.
Editor : Aris S
