Wujudkan Generasi Emas Lewat PIMNAS 37 (Foto: Ist)
Surabaya - 118 perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti opening ceremony Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) Ke-37 di Kampus C Universitas Airlangga (Unair), Selasa (15/10/2024).
Dalam sambutannya, Rektor Unair, Prof Dr Mohammad Nasih mengaku sangat bangga bisa menyambut kedatangan putra-putri terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
"Kami juga sangat senang bisa membantu dan mensupport talenta-talenta muda ini untuk berkembang dan terus mengasah prestasinya," jelas Prof Nasih.
Guru Besar FEB Unair ini menegaskan bahwa iklim kompetisi harus adil dan fair, sehingga inovasi yang dihasilkan para talenta muda Indonesia dapat berkembang dengan baik pada ajang nasional ini.
"Tanpa perjuangan, tanpa kompetisi kita tidak akan bisa menjadi apa-apa. Sehingga iklim berkompetisi ini harus terus kita dorong bersama. Tentu saja iklim kompetisi yang beretika, yang fair, serta mengedepankan value untuk menjadi lebih baik lagi," tambahnya.
Prof Nasih menambahkan bahwa mahasiswa akan berperan penting pada ketercapaian Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, mahasiswa harus menjadikan momen PIMNAS ini sebagai ajang untuk mengasah potensi agar dapat menjadi pemimpin hebat di masa depan.
"Anda semua adalah generasi terbaik yang akan menjadi pimpinan di 20 tahun mendatang. Yakinlah bahwa anda semua student today dan leader tomorrow. Jadikan hari ini sebagai momen untuk meletakan tonggak fondasi kepemimpinan saudara agar dapat terus berkompetisi dengan seadil-adilnya," tegasnya.

PIMNAS sebagai Langkah Wujudkan Generasi Emas
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Dr Maria Veronica Irene Herdjiono menyampaikan bahwa penyelenggaraan PIMNAS tahun ini berkaitan dengan ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024.
Tujuan dari penetapan peraturan presiden itu adalah sebagai upaya pemerintah dalam mewujudkan Generasi Emas 2045.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"Melalui rangkaian persiapan generasi emas, nantinya akan dibuat rencana aksi yang dinaungi oleh Badan Penelitian Nasional bersama dengan lembaga kementerian terkait lainnya. Bukan hal yang mudah, beban dan tanggungjawab ini menjadi tantangan ke depan dalam mensukseskan Generasi Emas 2045," jelasnya.
Dr Maria menyebut bahwa rangkaian kegiatan PIMNAS dapat menjadi wadah mahasiswa dalam mengembangkan ide dan inovasi. Terdapat 9 bidang penelitian, yaitu PKM-RE, PKM-RSH, PKM-K, PKM-PM, PKM-PI, PKM-KC, PKM-KI, PKM-VGK, dan PKM-GFT.
Rangkaian PIMNAS merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dalam mengembangkan bidang keilmuan yang ada di Indonesia.
"Rangkaian kegiatan PIMNAS dimulai dari pelaksanaan oleh direktorat pembelajaran dan kemahasiswaan serta direktorat akademik pendidikan vokasi dengan jumlah 43.000 tim pendaftar," tambahnya.
Melalui rangkaian seleksi, hari ini terpilih 525 tim yang berhasil lolos PIMNAS. Harapannya setelah PIMNAS, para pembimbing dapat terus mengarahkan mahasiswa dalam mengembangkan bidang riset dan inovasi.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Staf Ahli Kemendikbudristek Bidang Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat, Prof Dr H Muhammad Adlin Sila menyampaikan bahwa PIMNAS ini juga diharapkan bisa berkontribusi terhadap masyarakat.
Dia memaparkan bahwa pada Scimago Journal Rank yang dirilis 2023, Indonesia berhasil mempublikasi karya ilmiah sebanyak 58.284. Capaian ini berhasil mengalahkan negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Vietnam.
"Prestasi tersebut sangat penting karena menunjukan bahwa capaian akademik mampu berkontribusi pada transformasi di masyarakat. Kami juga berharap dapat teraplikasikan pada kehidupan sehari-hari karena pengembangan bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya menjadi kunci bagi sebuah negara untuk tumbuh menjadi negara maju," papar Prof Adlin.
Sejalan dengan itu, Prof Adlin mengharapkan bahwa perhelatan PIMNAS dapat mencapai tujuannya, yaitu menjadi kompetisi Penelitian Bergengsi mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Selain itu kami harap PIMNAS juga dapat menjadi katalis bagi mahasiswa untuk meningkatkan aspek kognitif, emosional, dan spiritual. Jadikan ajang ini sebagai batu loncatan untuk bersama-sama meraih prestasi yang lebih tinggi," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
