KHR Kholil As'ad: Umat Islam Harus Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

KHR Kholil As'ad: Umat Islam Harus Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW © mili.id

KHR Kholil As'ad, dan sejumlah kiai, habaib, ketika memperingati maulid di Ponpes Wali Songo.

Situbondo - Puluhan ribu warga Situbondo, tumpah ruah menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Songo, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, dengan pengasuh KHR Kholil As'ad, Kamis (19/9/2024) malam.

Tidak hanya memadati halaman depan Ponpes Wali Songo, para wali santri dari sejumlah daerah di Jawa Timur ini meluber hingga memadati satu sisi ruas jalan di jalur Pantura Situbondo.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Dalam acara tersebut juga dihadiri Bacabup muda Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Rio).

Dalam acara ini tampak sejumlah kiai hadir dan duduk dipanggung utama, mereka mengenakan baju berwarna orange, seperti baju yang dikenakan Bacabup Situbondo Rio Patennang.

Praktis, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk tahun 2024 ini terasa istimewa, dengan kehadiran Bacabup Rio Patennang di Ponpes Wali Songo.

Selain itu, sejumlah habaib juga hadir dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Wali Songo.

Pengasuh Ponpes Wali Songo, KHR Kholil As’ad dalam tausiahnya mengatakan, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan utama umat Islam dalam setiap aspek kehidupan.

Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel

Kiai Kholil juga mengajak untuk memperkuat rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW, dengan mengikuti ajarannya, terutama dalam hal kasih sayang, kejujuran, dan keadilan.

“Baginda Kanjeng Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Aa Sallam,bukan hanya sebagai pemimpin agama, tapi juga sebagai pemimpin umat. Beliau merupakan sosok yang sempurna dalam menjalankan peran-peran tersebut,"kata Kiai Kholil.

Putra Pahlawan Nasional KHR As'ad Syamsul Arifin ini juga menekankan, pentingnya menjaga persatuan umat Islam di tengah berbagai tantangan zaman modern ini.

Baca juga: Polres Situbondo Tambah Pos Pelayanan di Pelabuhan Jangkar untuk Pemudik

“Perbedaan pendapat dalam agama itu wajar, tapi jangan sampai perbedaan itu memecah belah umat. Kita harus bersatu, sebagaimana Rasulullah mengajarkan Ukhuwah Islamiyah kepada kita,”katanya.

Kiai Kholil As’ad mengajak para santri, dan masyarakat untuk meningkatkan ibadah serta memperdalam ilmu agama sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Semakin kita mendalami ilmu agama, semakin dekat kita dengan Baginda Kanjeng Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, dan semakin kuat cinta kepada beliau,” pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait