Warga Tolak Proyek Strategis Nasional Pantai Timur Surabaya

Warga Tolak Proyek Strategis Nasional Pantai Timur Surabaya © mili.id

Warga pesisir Kenjeran Surabaya menolak reklamasi PSN. (Bejo/mili.id)

Surabaya - Warga masyarakat dari Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya menolak rencana reklamasi pantai timur Surabaya dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Aksi penolakan ini terjadi saat sosialisasi yang dilakukan oleh PT Granting sebagai operator PSN di di Pasar Wisata Harmoni Keputih.

Pantauan di lapangan, saat sosialisasi, warga berteriak untuk menolak rencana reklamasi, selain itu warga juga walkout dari pertemuan tersebut serta mengusir perwakilan PT Granting untuk segera meninggalkan lokasi pertemuan.

Ketua LPMK Keputih Indi Nuroini saat ditemui di lokasi mengatakan, warga menolak rencananya PT granting yang akan membangun pulau reklamasi luasnya 1084 H ari 40 H yang akan dibangun, sebagian besar masuk di wilayah Kelurahan Keputih.

“Perlu diketahui bahwa di keputih tidak banyak nelayan namun di Keputih banyak petani tambak yang masih aktif dimana luasnya ratusan Hektare. Dan nelayan menggantungkan hidupnya pada air laut,” kata Indi Nuroini, Selasa (3/9/2024).

Lebih jauh diterangkan, jika reklamasi ini dilakukan bagaimana nasib nelayan tambak? Jika laut ditutup dan dibangun bagaimana mata pencarian petani tambak? Juga banyak orang-orang yang kerjanya mencari kepiting maupun kerang dan tidak hanya warga sekitar namun juga dari Pasuruan, Probolinggo dan daerah lain.

"Wilayah ini menjadi wilayah mata pencaharian ratusan bahkan ribuan orang, jika dibangun mereka akan tersingkir. Bahwa proyek ini tidak ada manfaatnya bagi kami,” tegas dia.

Menurutnya, Pemerintah ini menjadi pelayanan masyarakat, mereka harus siap bekerja untuk masyarakat. Apalagi saat Pilkada selalu digaung-gaungkan.

“Harusnya kebijakan itu dibuat untuk masyarakat, pertanyaan besarnya masyarakat yang mana? Kami ini masyarakat, harusnya kebijakan dibuat untuk masyarakat terutama masyarakat sekitar, kalau kebijakan tidak ada manfaatnya terutama masyarakat sekitar harus ditolak,” terangnya.

“Justru ini akan menyengsarakan masyarakat, ini harus dipahami. Pemerintah bekerja untuk masyarakat bukan bekerja untuk menyengsarakan masyarakat. Akan ada ratusan orang yang akan kehilangan pekerjaan,” lanjut dia.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

Warga pesisir Kenjeran Surabaya menolak reklamasi PSN. Bejo/mili.idWarga pesisir Kenjeran Surabaya menolak reklamasi PSN. Bejo/mili.id

Mereka mengatakan nanti petani nelayan yang kehilangan pekerjaan akan diganti dengan pekerjaan lain. Coba kita balik para pengusaha itu coba kita balik pekerjaannya diganti dengan nelayan bisa nggak kira-kira?

“Mereka sejak kecil sudah menjadi nelayan tambak dan mewarisi leluhurnya,” tutup dia.

Sementara itu, usai melakukan pertemuan dengan PT Granting, seluruh warga bergerak menuju kantor PT Granting untuk melakukan aksi penolakan reklamasi didepan pintu masuk kenpark, nampak beberapa warga membentangkan spanduk dan poster dengan tulisan menolak reklamasi.

Selain itu, rencananya hari ini, PT Granting akan mengajak seluruh warga untuk melakukan pertemuan guna membahas proyek PSN diruang pertemuan Atlantis Land Kenjeran.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Editor : Achmad S



Berita Terkait