Diawali Salat Berjamaah dan Ziarah, Hendy-Gus Firjaun Daftar ke KPU Jember

Diawali Salat Berjamaah dan Ziarah, Hendy-Gus Firjaun Daftar ke KPU Jember © mili.id

Paslon Hendy-Gus Firjaun daftar ke KPU Jember (Foto: Hatta/mili.id)

Jember - Pasangan calon Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Hendy-Gus Firjaun) resmi mendaftar ke Kantor KPU Jember, Kamis (29/8/2024).

Paslon Hendy-Gus Firjaun mendaftar di hari terakhir pendaftaran, untuk bertarung di Pilkada Jember 2024.

Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024

Hendy-Gus Firjaun adalah bakal calon bupati dan wakil bupati Jember yang hanya diusung partai tunggal, yaitu PDI Perjuangan (PDIP).

Sebelum mendaftar, Hendy-Gus Firjaun salat zuhur berjamaah di Masjid Rhoudatul Muchlisin, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates.

Kemudian mereka berjalan kaki, untuk berziarah ke makam KH. Achmad Siddiq berjarak sekitar 100 meter dari masjid.

Dan sekitar sekitar pukul 14.30 WIB, mereka menggelar pawai menuju Kantor KPU Jember. Hendy-Gus Firjaun diiringi ratusan pendukung dari PDIP.

Usai menyerahkan dokumen dan syarat lembar rekom form B.1-KWK dari PDIP, Hendy mengaku percaya diri maju, meski diusung partai tunggal.

Katanya, hal itu sebagai bentuk menegakkan demokrasi dan menepis isu calon lain yang akan melawan kotak kosong.

"Tadi di depan teman-teman komisioner KPU dan Bawaslu, saya sampaikan bahwa demokrasi ada lagi di Jember. Yang kemarin berharap-barap cemas, bahwa ini tidak ada demokrasi lagi. Karena melawan kotak kosong. Maka rakyat saya di Jember 2,6 juta penduduk yang membiayai pilkada ini, kini punya pilihan," jelas Hendy.

Menurut Hendy, demokrasi harus ditegakkan. Masyarakat Jember berhak memiliki calon kepala daerah yang layak untuk dipilih.

"Tentunya harus ada pilihan. Nah, saat ini sudah ada pilihan. Tentunya mereka akan bahagia, dan tentunya kebahagiaan ini akan dikemas dalam bentuk aman dan kondusif. Semuanya harus berjalan dengan baik," papar dia.

Hendy menegaskan, meski hanya didukung satu partai politik, dirinya maju pilkada bersama rakyat.

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar

"Tidak ada masalah (melawan 15 parpol), kami bersama rakyat. Pilihan ini kan bersama rakyat, dan kami bersama dengan PDIP sudah cukup. Ini berkah dari warga Jember, dan dengan keputusan MK, kami bisa maju sendiri lewat PDIP," ujar Hendy.

Hendy mengakui, selama menjabat sebagai bupati Jember, dia bersama Gus Firjaun masih banyak kekurangan dan pekerjaan rumah (PR) dalam bertugas.

"Kami harus menang, dan kalau perlu menang mutlak. Terkait program, dari 3,5 tahun ini kami akan speed up dan akan mengoreksi apa yang harus dibenahi dan diperbaiki lagi dari tahun-tahun kemarin. Serta juga evaluasi," ujarnya.

"Kami juga mohon bantuan masukan dari teman-teman media. Sampai hari ini kritis itu ada dan juga ada yang mengkonter kami, tidak ada yg mengkonter balik. Tapi (soal kritik) yang akan menyempurnakan," ucapnya.

Persoalan honor guru ngaji, kader posyandu, guru paud, GTT/PTT, juga diakui Hendy masih jauh dari kata sempurna.

"Akan kami (upayakan) naik lagi. Bersama PDIP kami juga berjumpa dengan warga Jember dari kaum marhaen. Di situ kami sadar harus peduli dengan wong cilik. Di situ harus sejalan dan linier untuk lebih baik. Pokoknya harus menang dan menang mutlak," paparnya.

Sementara Ketua KPU Jember, Dessi Anggraeni mengatakan, sampai hari terakhir pendaftaran, sudah ada dua paslon yang mendaftar.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

"Kemarin Gus Fawait-Djoko, hari Pak Hendy-Gus Firjaun. Untuk berkasnya (pengecekan sementara) lengkap," ungkap Dessy.

Berkas dan dokumen tersebut, lanjut Dessy, nantinya akan diteliti dan diperiksa ulang. Apabila ada kesalahan atau diperlukan perbaikan akan ditunggu hingga 2 September 2024.

"Untuk pembenahan berkas kita sampaikan tadi, selanjutnya tahapan berikutnya, masing-masing paslon akan melakukan tes kesehatan yang sudah kami persiapkan," tambahnya.

Untuk hari terakhir pendaftaran, lanjutnya, akan ditutup sampai pukul 23.59 WIB.

"Kami belum tahu apakah ada paslon lain yang akan mendaftar. Tapi yang jelas sampai detik terakhir kita akan tetap menunggu," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait