Nasi pecel pincuk daun jati di Bojonegoro (Foto: Dok. mili.id)
Bojonegoro - Aroma daun jati semakin sedap terasa ketika nasi panas diletakkan di atasnya. Apalagi disiram bumbu pecel. Hmmm...nikmatnya.
Itulah sedikit gambaran hidangan pecel pincuk yang disajikan Warung Pecel Bu Har di Dukuh Baru, Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (25/8/2024).
Baca juga: Wakil Bupati Bojonegoro : ASN Harus Bisa Membaca Data
Warung ini buka setiap hari sejak pukul 04.30 WIB. Karena saking banyaknya pelanggan, semua menu yang tersaji ludes rata-rata setiap jam 08.30 WIB.
Yang khas dari menu pecel di Warung Bu Har adalah wadah nasinya dari daun jati dan pisang, tempe yang baru saja digoreng dan sayuran yang khas.
"Sayurnya yang khas yang godong (daun) wangun sama ale lamtoro, Turi dan lain-lain," tutur Bu Har kepada mili.id.
Suasana di Warung Pecel Bu Har Bojonegoro (Foto: Dok. mili.id)
Bu Har mengaku telah membuka warung pecel ini sejak 10 tahun lalu. Selain nasi pecel, juga ada menu rawon dan nasi campur.
Baca juga: Kuliner Terlaris di Grobogan Jawa Tengah, Khas Kambing Muda
"Seporsi nasi pecel hanya Rp5 ribu. Itu nasi, bumbu pecel sama tempe goreng. Kalau tambah lauk, nanti dihitung," ungkap dia.
Hanya dalam 4 jam setiap harinya, Bu Har bisa menjual 100 porsi lebih pecel pincuk. Belum lagi menu rawon dan nasi campur.
Suasana di Warung Pecel Bu Har Bojonegoro (Foto: Dok. mili.id)
Pelanggan Warung Bu Har tidak hanya warga setempat, melainkan datang dari wilayah kecamatan lainnya di Bojonegoro.
Baca juga: Wabup Bojonegoro Hadiri Sedekah Bumi Panen Raya di Desa Kesongo
Seperti halnya Haji Thoni yang pagi ini menikmati pecel di Warung Bu Har. Pria asli Bojonegoro yang sudah menetap di Surabaya itu mengaku sering ke warung ini ketika pulang ke Bojonegoro.
"Rasanya maknyus. Setiap pulang ke sini, pasti ke Warung Bu Har," tutur Haji Thoni.
Warung Bu Har terletak di tepi Jalan Raya Bojonegoro-Cepu. Meski sederhana, setiap harinya, warung ini selalu diserbu pelanggan.
Editor : Narendra Bakrie
