Petugas DPKP Surabaya memadamkan api.
Surabaya - Sebuah rumah di Jalan Bulak Cumpat Barat, Bulak, Surabaya, kebakaran dengan sumber api yang diduga berasal dari elpiji bocor, Senin (12/8/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.
Salah satu petugas Command Center 112 Surabaya, Mario AP mengatakan, menurut keterangan dari saksi di lokasi, sempat terjadi ledakan sebanyak tiga kali.
Baca juga: Ratusan Ribu Warga Surabaya Belum Beralih ke Identitas Digital, Disdukcapil Genjot Aktivasi IKD
"Penyebabnya elpiji bocor. Awal mulanya ada warga yang mendengar tiga kali ledakan berasal dari rumah Guthe Tjiang usia 75 tahun, sementara kondisi rumah dalam keadaan terkunci," katanya.
Sebelum Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya datang, warga setempat telah melakukan pemadaman awal dengan peralatan seadanya.
"Damkar tiba di TKK (Titik Kejadian Kebakaran) kondisi rumah sudah terbakar semua. Ada dua bangunan (yang terbakar)," jelasnya.
Baca juga: Anas Karno Dorong Gen Z Bangun Ekonomi Kreatif Kampung
Satu bangunan yang turut jadi korban ialah sebuah minimarket dengan luas 24 x 12 meter, api merembet melalui ruang gudang sales yang letaknya persis di depan rumah Guthe Tjiang.
Sementara di rumah yang terbakar itu dihuni oleh dua orang, yakni Go The Tjiang dan istrinya, Thio Mey Lan, saat kebakaran, Mey Lan diduga tak sempat menyelamatkan diri.
Baca juga: Ketua LPMK Kalijudan Tuding Eri Cahyadi Ingkar Janji, Polemik Tarif SWK Kian Memanas
"Korban satu orang atas nama Theo Mey Lan, MD (meninggal dunia)," pungkasnya.
Sebanyak 12 unit Tim Damkar diterjunkan ke lokasi kebakaran. Api pokok dinyatakan padam sekitar pukul 12.16 WIB. Namun, hingga berita ini diunggah, petugas masih melakukan pembasahan.
Editor : Aris S
