Konsisten Ekspor di 5 Benua Selama 27 Tahun, PT Sun Paper Source Raih Prominent Award

Konsisten Ekspor di 5 Benua Selama 27 Tahun, PT Sun Paper Source Raih Prominent Award © mili.id

COO PT Sun Paper Source William Yaury memegang piala Prominent Award 2024. (PT SPS for Mili.id)

Jakarta - PT Sun Paper Source (SPS) menerima penghargaan Prominent Award 2024 kategori 'World Class Achievement in Tissue Paper Export Expansion', Jumat (9/8/2024) malam.

Penghargaan diterima langsung oleh COO PT Sun Paper Source William Yaury di gedung salah satu televisi swasta nasional di Jakarta.
 
Hasil ini diterima oleh PT Sun Paper Source atas kinerja positifnya dalam berkontribusi untuk memajukan pertumbuhan ekonomi nasional melalui kegiatan export tisu sejak tahun 1997,  yang dilakukan di lima benua dan lebih dari 70 negara di dunia.

Antara lain, Amerika Serikat, Jepang, negara-negara Asia lainnya, hingga ke Australia dan lainnya. Saat ini PT Sun Paper Source merupakan produsen tisu terbesar kedua di Asia Tenggara.
 
"Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi PT Sun Paper Source dan merupakan pencapaian luar biasa tidak hanya untuk perusahaan melainkan juga untuk bangsa Indonesia dimana hasil produksi industri dalam negeri juga bisa bersaing di pasar global. Ini sebagai bukti kerja nyata anak bangsa yang mampu bersaing dengan negara-negara lain untuk industri sejenis di tingkat dunia," kata COO PT Sun Paper Source William Yaury dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/8/2024).

"PT SPS juga masih terus-menerus berekspansi hingga saat ini, dimana perusahaan ikut berperan dalam hal mendukung laju perekonomian Indonesia agar tetap di angka positif growth, peningkatan angka devisa negara dengan menjaga volume eksport kami tetap terkendali, dan membuka lapangan kerja baru yang dibutuhkan di setiap perusahaan melakukan ekspansi. Puji syukur semoga kami dapat berkontribusi lebih lagi bagi masyarakat," jelasnya.

Menurut William, beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan di tengah tantangan global, kinerja ekspor Sun Paper Source hingga semester 1 tahun 2024 sudah full capacity sold out sehingga membutuhkan penambahan kapasitas mesin untuk bisa menaikkan volume ekspor dan menampung kenaikan order dari pelanggan lama maupun pelanggan baru.
 
"Ini membuktikan jika Indonesia cukup kompetitif dan dapat bersanding dengan pasar global. Kami menjaga mutu dan kualitas produk setiap negara tujuan ekspor yang mempunyai standar dan spesifikasinya yang berbeda-beda dan kami dapat memenuhi hal tersebut," terangnya.

William menjelaskan, salah satu negara yang memastikan standart dan kualitas produk yang tinggi yakni Jepang dan PT SPS mampu memenuhi kriteria tersebut. Ini menjadi bukti produksi anak negeri mampu memiliki kualitas yang membuat pelanggan tetap balik order, bahkan kami sudah memiliki mayoritas pelanggan tetap yang sudah loyal dan rutin order kepada kami, selain itu kami memiliki service level yang cukup baik, serta menjaga hubungan yang sangat baik dengan pelanggan kami.

"Di Indonesia sendiri sebetulnya untuk sumber bahan baku kertas tisu sudah bisa diproduksi juga di dalam negeri, sehingga bisa dikatakan bahwa faktor sumber daya alam Indonesia sendiri juga sangat mendukung. Walaupun kami tetap memiliki kebutuhan spesifikasi tertentu untuk impor bahan baku seperti serat panjang yang tidak bisa dihasilkan di Indonesia, termasuk bahan baku yang bersertifikat FSC (Forest Stewardship Council) yang merupakan akreditasi yang diberikan untuk bahan baku yang tidak merusak hutan," jelasnya.

Pada tahun 2023, PT Sun Paper Source juga menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur untuk kategori Eksportir Pengembang Pasar Baru dengan negara-negara seperti Turki, Amerika Latin, Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan seterusnya. Ekspansi pasar terus dilakukan dan saat ini dengan volume produksi 150.000 ton/ tahun sudah menyuplai lebih dari 70 negara di dunia selain pasar domestik.
 
Rencana ekspansi kami di akhir semester 2 tahun 2024 dan semester 1 tahun 2025 lanjut William juga diimbangi dengan penambahan 4 Tisu Paper Mills (PM) yang dilakukan oleh PT Sun Paper Source. PM baru tersebut menambah kapasitas PT Sun Paper Source sebesar 80.000 ton/ tahun lagi.
 
"Saat ini PT SPS juga memiliki National Brands yaitu Montiss, Favour dan Pulpies. Setiap brand dan jenis produk berkualitas yang diproduksi dapat memenuhi beragam kebutuhan pelanggan lokal dan global,” papar William.
 
Produk tisu dari PT SPS diproduksi dengan memperhatikan faktor higienis produk dimana mulai dari mesin lipat dan potongnya hingga masuk ke dalam packaging-nya menggunakan full auto machines sehingga ke-hiegienis-an produk dijaga dan produk-produk National Brands kami baik Montiss, Favour, Pulpies, dan ada lagi Sierra sudah bersertifikasi “Halal” serta kami tidak menambahkan kimia pemutih sehingga sangat aman untuk kulit bayi & kulit sensitive sekalipun , sudah lolos dermatology tested sehingga tidak menyebabkan iritasi kulit, aman jika bersentuhan dengan makanan atau Safe Food Contact, serta tidak mengandung alkohol maupun pewangi.

"Kami menerapkan manajemen ISO 9001 (untuk kualitas) dan ISO 14001 (untuk lingkungan) serta sudah memiliki kedua sertifikasi tersebut," imbuh William.
 
Selain penyebaran produk eksport kami sudah ke 70 negara lebih maka di pasar domestik National Brands kami (Montiss, Favour, Sierra) juga sudah bisa ditemukan mayoritas di seluruh wilayah Indonesia baik di pasar Modern Trade maupun di Traditional Trade bagi masyarakat Indonesia serta dipakai di beberapa office building/ restaurant/ rumah sakit/ Mall/ dst dengan fasilitas dispenser tisu untuk pasar AFH (Away From Home) dengan brand Pulpies Premium & Pulpies Eco Maxisave.
 
"Kami berkomitmen menjadi perusahaan yang akan terus memberikan dampak positif bagi kemajuan perekonomian bangsa Indonesia dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia serta berperan aktif di berbagai kegiatan sosial terutama di bidang pendidikan untuk membantu anak-anak Indonesia untuk bisa memperoleh sekolah gratis ataupun program beasiswa bagi anak-anak pandai tapi orang tuanya tidak mampu membiayai sekolahnya, semoga makin banyak jumlah anak yang bisa kami bantu," pungkasnya.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

Editor : Achmad S



Berita Terkait