Pria Berseragam Siswi SMP Gentayangan di Jember, Diduga Sasar Jemuran Celana Dalam

Pria Berseragam Siswi SMP Gentayangan di Jember, Diduga Sasar Jemuran Celana Dalam © mili.id

Pria berseragam siswi SMP diduga hendak mencuri celana dalam di Jember (Foto: Tangkapan layar video viral)

Jember - Video berisi aksi pria berseragam siswi SMP diduga pencuri celana dalam, viral di media sosial (medsos). Peristiwa disebut terjadi di Jember.

Dalam video CCTV berdurasi 1 menit 22 detik yang viral itu, tampak pria tersebut berseragam layaknya siswi SMP, lengkap dengan jilbab.

Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024

Setelah berjalan agak cepat dengan mengangkat rok, pria itu kemudian melompati pagar rumah warga.

Informasi yang dihimpun, aksi pria itu terjadi di Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Dalam CCTV terlihat bahwa peristiwa berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB, Kamis pagi (18/7/2024).

Diduga pria itu hendak menyasar celana dalam warga yang biasa dijemur di samping rumah.

Menurut pemilik rumah, ID (26), dugaan pencurian yang dilakukan terduga pelaku tidak hanya kali ini saja.

"Kalau dari keterangan warga dan tetangga sekitar rumah, pria nyeleneh ini mencuri pakaian perempuan, khususnya, maaf celana dalam. Biasanya yang dijemur di sekitar rumah," ungkap ID dikonfirmasi sejumlah wartawan, Minggu (21/7/2024).

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar

Menurut ID, aksi pria itu baru ia diketahui setelah melihat rekaman CCTV yang ia pasang di rumahnya.

"Saat itu apalagi jam 5 pagi, kita masih tidur. Baru tahu kalau ada aksi pencurian saat lihat rekaman CCTV. Kita kaget, apalagi infonya mencuri pakaian dalam itu," terangnya.

Namun, kata dia, aksi terduga pelaku itu gagal. Karena saat kejadian dirinya tidak sedang menjemur pakaian.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

"Untungnya, saya nggak lagi jemur pakaian di luar. Jadi malingnya itu balik lagi tangan kosong. Terus pagar rumah saya juga kurang tinggi. Makanya di video itu melompat pagar," ujarnya.

Sementara Kapolsek Ambulu, AKP Suhartanto mengaku belum menerima laporan peristiwa tersebut.

"Belum ada laporan, kita belum monitor. Tapi jika memang itu benar adanya dan pemilik rumah merasa tidak nyaman, bisa langsung lapor pada kami," jawab Suhartanto melalui pesan.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait