Cairan kimia yang diduga bahan bom yang ditemukan dalam rumah kosong. (Hatta/Mili.id)
Jember - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait temuan dugaan bahan bom dan drone di salah satu rumah kosong Jalan Imam Bonjol Perum Villa Indah Tegal Besar, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember, Minggu sore (14/7/2024) kemarin.
Dari hasil penyelidikan sementara, Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi menjelaskan, untuk bahan peledak yang juga merupakan zat kimia itu dinilai tidak berbahaya.
Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024
"Cairan kimia yang ditemukan di rumah kosong itu masih utuh, terdapat juga lem tikus di sebelahnya. Mau digunakan untuk apa kita masih belum tahu," kata Bayu saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (17/7/2024).
Baca juga:
Geger Penemuan Bahan Bom dan Drone Dalam Rumah Kosong di Jember
Rumah Tempat Penemuan Bahan Bom dan Drone di Jember dalam Pengawasan Polisi
Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar
Lanjut Bayu, zat kimia tersebut berada dalam satu kardus yang sama dan belum tercampur.
"Cairan-cairan kimia itu belum dicampur dengan zat lainnya. Tapi pada intinya, cairan tersebut tidak membahayakan," ucapnya.
Namun demikian, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan penemuan dugaan bahan bom dan drone itu, untuk barang bukti saat ini masih diamankan oleh tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur.
Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism
Sebelumnya diberitakan, diketahui warga Jalan Imam Bonjol Perum Villa Indah Tegal Besar, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember, geger dengan penemuan bahan peledak dan drone di dalam salah satu rumah kosong wilayah setempat.
Menurut Lurah Tegal Besar Thomas Heru Indra Kurniawan, rumah kosong tersebut tidak berpenghuni bertahun-tahun.
Editor : Aris S
