Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai (Foto: Bejo/mili.id)
Surabaya - Partai Gerindra Surabaya menyiapkan kader internalnya, AH Thony dan Hadi Dediansyah (Cak Dedi) agar mendapatkan rekom dari DPP untuk maju dalam Pilwali Surabaya 2024.
Hal itu disampaikan Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Menurutnya, sebelum adanya desakan dari para relawan agar Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony dicalonkan pada Pilwali Surabaya 2024, sebenarnya Gerindra Surabaya sudah mengajukan nama AH Thony dan Cak Dedi.
Relawan yang mendesak AH Thony maju adalah Pendowo, Prawiro, Bolone Mas Thony, Mak Milenial dan Komunitas Pergerakan Arek Suroboyo (Kompas).
Selain dari kader internal, juga ada figur dari eksternal yang namanya sudah beredar di media massa.
"Terkait hasilnya nanti seperti apa, kita masih menunggu dari DPP," tegasnya.
Namun, soal kapan pengajuan AH Thony dan Cak Dedi serta calon eksternal ke DPP Gerindra, Bahtiyar Rifai yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya itu mengaku kurang tahu persis tanggalnya.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"Ya sekitar tiga minggu lalu kita menyampaikan secara tertulis ke DPP," ungkap dia.
Bahkan, lanjutnya, Gerindra Surabaya diinstruksikan untuk tidak membuka pendaftaran calon wali kota. Pihaknya hanya diminta untuk mengusulkan nama-nama, baik dari internal partai maupun eksternal yang telah menjalin komunikasi dan layak maju sebagai calon walikota.
Soal koalisi, Bahtiyar menyadari partainya tidak bisa mengusung calon sendiri. Jumlah 8 kursi masih membutuhkan tambahan untuk bisa mengusung calon walikota.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
"Kita akan menggalang koalisi, kesepakatannya seperti apa. Dengan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Kita juga membuka komunikasi dengan baik dan lancar. Tinggal waktunya nanti kita tentukan kapan dan siapa yang akan diusung," beber dia.
Dia menambahkan, sampai sekarang belum ada jawaban dari DPP siapa yang diusung menjadi calon walikota atau wakil walikota.
Soal Ahmad Dhani yang disebut-sebut akan ditarungkan dengan Eri Cahyadi, Bahtiyar mengaku bahwa musisi asal Surabaya itu tidak bersedia dicalonkan dan memilih menjadi anggota DPR RI.
Editor : Narendra Bakrie
