Nampak anak-anak bersuka cita bermain di kolam yang dianggap masyarakat sekitar tempat mandi masa Kerajaan Majapahit. Foto : (nana/mili.id)
Mojokerto - Beningnya air yang ada di kolam Sumber Tuwiri di Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari yang letaknya berbatasan dengan Dusun Panjer, Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ini begitu menyedot hasrat anak-anak untuk berenang.
Terlebih saat libur panjang tiba kali ini, nampak puluhan anak-anak berusia 5 hingga 12 tahun asyik melompat dan berenang di kolam berukuran 30x10 meter persegi ini.
Baca juga: Jaga Ekonomi Nasional, Kemenhub Diskon Kereta Saat Libur Sekolah 2026 ini
Kedalaman air di kolam ini pun hanya 1 meter yang dialiri air dari salah satu mata sumber di bawah pohon beringin berukuran besar di samping kolam, dan diperkirakan pohon itu berusia ratusan tahun.
Salah satu pengunjung asal Prambon, Sidoarjo, Brio mengatakan, ia sengaja datang bersama keluarganya hanya untuk bermain air dalam rangka mengisi libur sekolah.
"Ya liburan sekolah, tadi sama mama dan kakek sering mandi di sini airnya dingin," ucapnya, Sabtu (6/7/2024).
Dirinya mengaku, semakin merasa terhibur lantaran bisa bermain air yang jernih sepuasnya dan juga beratraksi melompat dari tembok pembatas kolam.
"Airnya seger, sempat loncat dari atas dua kali," tambahnya.
Wisata alam gratis ini, rupanya menarik minat Bambang yang datang bersama ke lima cucunya hanya untuk sekedar berendam di dalam kolam.
"Dari Krian momong cucu, soalnya di sini tuh enak, bersih, gratis. Kalau di Pacet kan bayar," katanya.
Kolam Sumber Twiri ini menjadi wisata favorit keluarganya, sebab disekitaran lokasi wisata para pengunjung bisa membeli berbagai minuman dari sejumlah warung dan penjual makanan ringan yang ada di situ.
Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian
"Makanya cari yang gratis, mumpung liburan sekolah, airnya jernih langsung dari sumber jadi bersih," tandasnya.
Seperti diketahui, dari berbagai informasi yang didapat, Rosyid warga sekitar menerangkan, keberadaan kolam ini diperkirakan telah ada sejak 1929 silam.
"Saya lahir tahun 1951 sudah ada, ini tempat mandi masa Kerajaan Majapahit dulu," diyakininya.
Editor : Aris S
