Polsek Dlanggu Mojokerto Imbau Warga Waspada Berita Hoaks Jelang Pilkada 2024

Polsek Dlanggu Mojokerto Imbau Warga Waspada Berita Hoaks Jelang Pilkada 2024 © mili.id

Kapolsek Dlanggu, Iptu MK Umam kembali membuka ruang diskusi bersama masyarakat dalam giat Jumat Curhat (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Kapolsek Dlanggu Iptu M. Khoirul Umam kembali membuka ruang diskusi bersama masyarakat dalam giat Jumat Curhat.

Kegiatan rutin itu menjadi upaya kepolisian untuk memberikan atensi dari berbagai curhatan, keluhan, dan masukan dari masyarakat.

Baca juga: Ratusan Relawan Mojokerto Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ini Kata Cak Sumardi

Umam mengatakan, Jumat Curhat merupakan sebuah langkah yang inovatif untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat guna menyampaikan segala informasi maupun keresahan yang dirasakan.

"Jumat Curhat ini merupakan sarana silaturahmi Polri dengan masyarakat sehingga bisa meningkatkan kemitraan yang baik guna menciptakan dan menjaga situasi kamtibmas dilingkungan," beber Umam, Jumat (7/6/2024).

Kapolsek Dlanggu, Iptu MK Umam kembali membuka ruang diskusi bersama masyarakat dalam giat Jumat CurhatKapolsek Dlanggu, Iptu MK Umam kembali membuka ruang diskusi bersama masyarakat dalam giat Jumat Curhat

Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian

"Selain untuk mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga untuk menyaring informasi sebagai bahan masukan untuk segera ditindak lanjuti, khususnya terkait situasi kamtibmas terkini di masyarakat," tambahnya.

Dalam kesempatan kali ini, Umam mengingatkan bahwa sebentar lagi pemerintah akan mengadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 secara serantak dan suhu politik juga sudah mulai meningkat.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah diprovokasi, serta waspada dengan segala berita yang beredar.

Baca juga: Dari Kandang Binaan ke Meja Warga, Kurban Berkah BAZNAS Mojokerto Hidupi Peternak dan Ribuan Mustahik

"Jelang pemilihan kepala daerah seperti ini rentan terjadi penyebaran nformasi-informasi yang menyimpang/hoax dan yang mengandung provokatif sehingga masyarakat harus lebih bijak dan cerdas dalam menerima informas," sambung Umam.

"Kami memohon kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga dan mempertahankan persatuan, jangan mudah terbawa suhu politik dan jangan mudah percaya dengan segala informasi yang beredar di media sosial," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait