17 April Hari Sirkus Sedunia, Begini Sejarahnya

17 April Hari Sirkus Sedunia, Begini Sejarahnya © mili.id

Ilustrasi (Image By iStock/loIalra)

mili.id - Tanggal 17 April diperingati sebagai Hari Sirkus Sedunia.

Hari itu diadakan kala Tahun 2010 ketika Putri Stéphanie dari Monako, mempublikasikan seni sirkus sebagai warisan budaya bersama.

Baca juga: 10 April 210 Tahun Lalu, Iklim Dunia Kacau Akibat Letusan Gunung Tambora

Sirkus merupakan pertunjukan lawas yang masih ada hingga saat ini, dan sudah ada dari era Romawi Kuno. Kala itu, ada Circus Maximus yang merupakan arena sirkus pertama.

Arena itu dibangun pada zaman Romawi Kuno, pada era kerajaan lama. Arena tersebut bisa menampung setidaknya 250.000 penonton per pertunjukan.

Beberapa arena sirkus yang terkenal pada zaman Romawi antara lain Circus Neronis, Circus Flaminius, dan Circus of Maxentius.

Sejarah Sirkus

Dikutip dari Britannica, sirkus adalah hiburan atau tontonan yang biasanya terdiri dari aksi hewan terlatih dan pameran keterampilan serta keberanian.

Karena itu, dalam pertunjukan sirkus, penonton akan dibuat terpukau dengan kepintaran hewan atau atraksi menantang.

Baca juga: 8 Februari 42 Tahun Lalu Olga Syahputra Dilahirkan, Begini Perjalanan Hidupnya

Sirkus sebenarnya berasal dari kata yang sama seperti circle (lingkaran) dan circumference (keliling), karena itu banyak pertunjukan sirkus disajikan di area pertunjukan melingkar dengan pembatas pagar pendek.

Sirkus sudah ada cukup lama yaitu sejak zaman Mesir Kuno atau sekitar 2.500 sebelum Masehi. Pada saat itu, pertunjukan sirkus yang dimaksud adalah pertunjukan akrobat, keseimbangan, dan juggling.

Modernisasi Sirkus

Sirkus modern sendiri muncul pertama kali di Inggris pada Tahun 1768 yang ditampilkan oleh Philip Astley, seorang mantan mayor.

Baca juga: 29 Januari 75 Tahun Lalu, Panglima Besar Jenderal Soedirman Wafat

Astley menampilkan pertunjukan dengan keahlian berkudanya dan menunjukan berbagai trik dari kuda kecil yang dilatihnya.

Pada Tahun 1770 pertunjukan yang dibuat Astley semakin besar, sehingga ia menambahkan pertunjukan musi, badut, dan akrobat lainnya untuk menarik minat penonton lebih besar.

Dari situ, sirkus menyebar ke berbagai negara yang salah satunya Prancis hingga tampil di depan Raja Louis XV pada Tahun 1772. Setelah itu, sirkus terus menyebar ke seluruh Eropa hingga ke benua Amerika.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait