Bandit Pencuri Motor Keok Dihajar Warga Surabaya, Polisi Lepaskan 3 Kali Tembakan

Bandit Pencuri Motor Keok Dihajar Warga Surabaya, Polisi Lepaskan 3 Kali Tembakan © mili.id

Warga menunjukkan foto kondisi bandit pencuri motor usai dihajar warga (Foto: Rama Indra/mili.id)

Surabaya - Bandit pencuri motor keok dihajar warga Jalan Setro, Tambaksari, Surabaya.

Bandit yang diketahui bernama Murdia (35) itu awalnya bersembunyi di area sekolah dasar. Untuk membubarkan warga, polisi yang tiba di lokasi menembak tiga ke arah udara.

Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya

Marsudi (54), pemilik motor Genio L 5457 LX mengatakan, warga mencari mengejar pencuri itu sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu (6/3/2024). Dan baru tertangkap sekitar pukul 20.00 WIB.

"Saya usai menunaikan sholat, motor saya parkir di depan rumah. Mendengar ada kendaraan menyala, ternyata maling. Saya mengejar, sambil berteriak minta tolong warga," terang Marsudi ketika ditemui mili.id, Kamis (7/3/2024).

Menurut Marsudi, bandit itu gagal membawa kabur motornya, setelah ia berhasil menarik bagian belakang motor. Namun saat ia terseret, bandit itu kabur ke arah sekolah dasar.

"Saya kejar dan berhasil menarik bagian belakang motor. Maling bersama kendaraan saya ini ambruk, lalu maling itu melompati pagar tinggi di sekolah, dengan cara memanjat pohon mangga," beber dia.

Warga yang datang akhirnya mengepung sang pencuri. Berselang tiga jam, pencuri itu akhirnya melompat turun dari lantai 2 gedung sekolah. Tak ayal, puluhan warga menghajar pencuri tersebut.

Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak

"Akhirnya pukul 20.00 WIB polisi tiba di lokasi, dengan melepaskan tiga kali tembakan peringatan ke udara," ungkap Marsudi.

Warga kemudian bubar dan tangan bandit itu diborgol, serta dibawa ke kantor polisi.

"Tentu saya juga dipanggil kepolisian, di situ saya mengetahui. Bahwa bandit tersebut terpaksa mencuri lantaran kalah judi burung dara (merpati), dan takut ketika pulang ke rumah tanpa membawa uang untuk istrinya," jelas Marsudi.

Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Aman Hasta membenarkan kejadian tersebut. Katanya, pelaku masih diperiksa mendalam.

"Benar, satu pelaku curanmor dimassa warga sudah diamankan. Untuk motif dan lain-lain, kini masih dalam penyelidikan," pungkas Aman Hasta.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait