Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (Foto: Shella/mili.id)
Surabaya - Setelah TikTok Shop kembali, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan penguatan dengan melatih para pedagang di Pusat Grosir Surabaya (PGS), agar dapat menjual produk di media sosial.
"Salah satunya adalah penguatan Pemerintah Kota Surabaya dengan melatih mereka menyampaikan mereka melalui media sosial untuk menjual produk-produk yang mereka miliki," ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Selasa (12/12/2023).
Baca juga: ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Hadirkan "Fraktal", Pameran yang Mengajak Menyelami Bentuk dan Warna
Eri Cahyadi juga menjelaskan bahwa bagaimana pasar tradisional turut memasarkan produknya di dunia maya.
"Jadi sebenarnya kalau kita pasar itu kan mau tidak mau ya bagaimana kita memasarkan tidak hanya di tempat saja, tapi bagaimana kita bisa memasarkan melalui dunia maya. Sehingga orang pesan juga bisa," jelasnya.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
TikTok Shop telah beroperasi kembali per hari ini, Selasa (12/12/2023). Untuk itu, Pemkot Surabaya akan melakukan persiapan untuk pembinaan dalam mendigitalisasi pasar tradisional. Ia menyebut akan bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Dinkopdag).
"Pendampingannya akan kita lakukan," tambahnya.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
Menurut Eri Cahyadi, digitalisasi tidak bisa ditinggalkan.
"Karena itulah digitalisasi tidak bisa kita tinggalkan. Tapi bagaimana kita menjaga digitalisasi itu," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
