Penyerahan Simbolik Walikota Eri kepada Keluarga patriot kesatria Nanggala 402/Foto Istimewa
Mili.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani secara simbolis menyerahkan langsung intervensi bantuan kepada keluarga patriot kesatria KRI Nanggala 402, utamanya yang ber-KTP, di Lobby lantai 2 Balai Kota Surabaya, Kamis (4/11).
Bantuan intervensi Pemkot Surabaya, berupa pekerjaan maupun pelatihan kerja yang diberikan kepada sebelas istri patriot ksatria KRI Nanggala 402.
Baca juga: Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel
Walikota Eri mengatakan, bantuan merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan penuh, baik pendidikan anak, hingga pendapatan para istri patriot ksatria KRI Nanggala 402. “Kita telah memberikan beasiswa pada putra-putrinya. Kemudian, kita memberikan apa yang dibutuhkan oleh istri para prajurit itu untuk keluarganya." ungkap Eri
Eri menambahkan, bahwa keluarga korban Nanggala 402 ada yang meminta diikutkan pelatihan menjahit, bantuan modal usaha, kemudian ada yang jadikan tenaga kontrak di Kota Surabaya.
Baca juga: Idul Adha 2026 Dijaga Ketat! Pemkot Surabaya Perangi Penyebaran Penyakit Hewan Kurban
Di samping itu, Eri menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pantauan dan pendampingan kepada para istri KRI Nanggala 402. Hal ini dilakukan, karena Pemkot Surabaya ingin memberikan yang terbaik untuk pejuang Negara Indonesia, khususnya dari Kota Surabaya.
“Pemerintah Kota Surabaya tidak akan pernah berhenti sampai di sini saja. Kita akan lakukan juga untuk warga MBR dan setelah ini kami juga akan berkonsentrasi kepada anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19,” ungkap dia.
Baca juga: Gen Z Masuk Struktur Partai, PDIP Surabaya Siap Guncang Peta Politik 2029
Sebab itu, Eri menjabarkan bahwa memasuki bulan November 2021, setiap penghasilan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Surabaya akan dipangkas 2,5 persen oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk dikelola dan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Insya Allah ketika zakat itu dikumpulkan, maka seluruh ASN di Surabaya telah menunaikan kewajiban kepada Gusti Allah dan agamanya. Kalau sudah ditunaikan, Insya Allah akan ada hasil yang bisa digunakan untuk kemaslahatan umat, salah satunya menggerakkan ekonomi dan memberikan bantuan,” jelas dia.
Editor : Redaksi
