Komplotan pemeras para gay di Surabaya diamankan di Mapolsek Lakarsantri (Foto: Humas Polrestabes Surabaya)
Surabaya - Komplotan pemeras dengan salah satu anggotanya seorang gay, yang beraksi di kawasan elite Surabaya diringkus Tim Anti Bandit Polres Lakarsantri.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Ada tiga pelaku yang ditangkap, yaitu KV (31) asal Kediri, NDP (31) dan OM (35), warga Surabaya. Ketiganya ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Lakarsantri saat beraksi di kawasan Citraland, Surabaya.
Kapolsek Lakarsantri, Kompol Hakim mengatakan, ketiga pelaku ditangkap lantaran korban berhasil keluar dari mobil dan berteriak minta tolong.
"Bermula saat tiga pelaku berniat mengeksekusi korbannya di dalam mobil. Korban lalu berteriak maling dan lompat melalui jendela mobil," terang Hakim, Rabu (12/7/2023).
Menurut Hakim, teriakan korban itu memancing warga mendekat untuk melakukan pengejaran terhadap mobil yang ditumpangi para pelaku.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"Pemerasan gagal dan pelaku yang saat itu kabur melintasi SPBU Citraland dihadang warga. Mobil pelaku kena amuk massa hingga rusak parah," jelasnya.
Hakim menyebut, dalam penggeledahan, timnya menyita sebuah senjata tajam jenis celurit, yang digunakan pelaku ketika menjalankan aksinya.
Sementara tersangka KV mengaku bahwa dia dan dua temannya mencari sasaran korban melalui media sosial (medsos). Target para pelaku adalah pria penyuka sesama jenis alias gay.
Setelah mengenal korban, mereka kemudian bertemu di sebuah tempat untuk berkencan. Dan ketika korban sudah masuk jebakan, para pelaku meminta uang kepada korban sebagai ganti tutup mulut agar status gay korban tidak disebarkan.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
"Kenalannya di medsos. Bahkan pelaku sempat mengaku sebagai polisi dan minta tebusan Rp15 juta. Namun modusnya tersebut gagal, karena tertangkap," pungkas Hakim.
Reporter: Rama Indra
Editor : Narendra Bakrie
