Karhutla di Aceh Selatan Terus Meluas, Luas Lahan Terbakar Capai 25 Hektare

Karhutla di Aceh Selatan Terus Meluas, Luas Lahan Terbakar Capai 25 Hektare © mili.id

Mili.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Seuneubok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, terus meluas hingga memasuki hari ketiga penanganan. Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera mencatat luas area terdampak kini mencapai sekitar 25 hektare.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan luas kebakaran meningkat secara bertahap sejak pertama kali terdeteksi. Pada hari pertama, area yang terbakar mencapai sekitar 20 hektare, kemudian bertambah menjadi 23 hektare pada hari kedua, dan kembali meluas dua hektare pada hari ketiga.

"Total luas lahan yang terbakar saat ini mencapai sekitar 25 hektare," ujar Ferdian, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, proses pemadaman menghadapi tantangan karena lokasi kebakaran merupakan kawasan gambut yang mudah terbakar dan api tidak hanya terjadi di permukaan, tetapi juga merambat di bawah tanah.

Vegetasi berupa semak belukar, tanaman pakis, anakan pohon, hingga perkebunan sawit turut mempercepat penyebaran api. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan yang lebih intensif.

Untuk mengendalikan kebakaran, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera mengerahkan satu regu Manggala Agni Daops Sumatera I/Sibolangit ke lokasi, serta menyiagakan satu regu tambahan sebagai dukungan.

Operasi pemadaman juga melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan karyawan perusahaan perkebunan di sekitar lokasi. Tim memanfaatkan sumber air yang tersedia di kawasan tersebut untuk memadamkan api.

Meski demikian, upaya pemadaman terkendala akses menuju lokasi yang membutuhkan waktu sekitar satu jam 20 menit dari posko di Kantor CRU Trumon.

Ferdian menambahkan, kondisi cuaca yang cerah dengan kecepatan angin sekitar sembilan kilometer per jam turut berpotensi mempercepat penyebaran api di lahan gambut yang mengering.

Petugas dijadwalkan kembali melanjutkan proses pemadaman hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan.

Editor : Redaksi



Berita Terkait