931 personil gabungan pengamanan PSHT

Pengamanan PSHT dan knalpot brong dan miras

931 personil gabungan pengamanan PSHT © mili.id

PACITAN - Sebanyak 931 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan rangkaian pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kabupaten Pacitan, Sabtu (27/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026) dini hari.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Baca juga: Bapak dan Anak di Pacitan Ditangkap Usai Siram Air Keras Penjual Tempe, Motif Dendam Rumah Tangga Terungkap

  • Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar SIK mengatakan ratusan personel gabungan disiagakan di sejumlah titik, termasuk kawasan GOR Pacitan yang menjadi lokasi pengesahan.

Sebelum pengamanan dimulai, petugas menggelar apel pasukan sebagai bentuk kesiapan seluruh personel yang terlibat dalam operasi pengamanan.

Selain pengamanan terbuka dan tertutup, petugas juga melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan menuju lokasi kegiatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk membatasi masuknya rombongan penggembira ke area pengesahan di GOR Pacitan.

Dalam pemeriksaan kendaraan, petugas menindak sejumlah pelanggaran lalu lintas di JLS.

Beberapa pengendara kedapatan tidak mengenakan helm, menggunakan knalpot brong, serta membawa bendera maupun atribut perguruan silat.

Baca juga: Anggota Polres Pacitan Setubuhi Tahanan Wanita Dipecat!

16 knalpot brong diamankan petugas dan ditilang.

Satlantas Polres Pacitan turut mengamankan puluhan knalpot brong yang digunakan pengendara saat menuju lokasi kegiatan.

Tak hanya itu, petugas juga menyita sejumlah minuman keras yang ditemukan saat memeriksa jok kendaraan rombongan penggembira PSHT.

Baca juga: Anggota Polres Pacitan Ditahan Karena Lakukan Kekerasan Seksual Pada Tahanan Wanita

Kapolres mengimbau seluruh peserta maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.

"Semua pihak diimbau untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di wilayah Kabupaten Pacitan," kata Ayub.

Hingga Minggu dini hari, personel gabungan masih disiagakan di seluruh pos pengamanan untuk mengantisipasi pergerakan massa serta memastikan arus lalu lintas dan situasi keamanan tetap kondusif. (*)

Editor : Iwan



Berita Terkait