Mili.id– Memperingati Dies Natalis ke-40, Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) membuktikan komitmennya terhadap pengabdian masyarakat dengan menggelar bakti sosial terpadu di Desa Batang-Batang Daya dan Puskesmas Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, pada 26-28 Juni 2026.
Kegiatan yang mengusung semangat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi ini tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, Pemerintah Kabupaten Sumenep, pemerintah desa, serta fasilitas pelayanan kesehatan.
Baca juga: Mengaku Dipukul, Mahasiswa UWK Surabaya Polisikan Teman Sekampus
Sebanyak 36 dosen dan profesor, 25 panitia, serta 100 mahasiswa FK UWKS diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan program juga diperkuat oleh para alumni FK UWKS yang kini bertugas di Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Pamekasan, bersama tenaga kependidikan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Berbagai layanan kesehatan disediakan secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, skrining Pap Smear untuk deteksi dini kanker serviks, pemeriksaan fungsi paru, hingga pembagian paket sembako kepada masyarakat.
Selain pelayanan medis, FK UWKS juga menggelar penyuluhan kesehatan dengan 12 tema prioritas, di antaranya pencegahan penyakit tidak menular, hipertensi, diabetes melitus, tuberkulosis, stunting, gizi keluarga, kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kesehatan lansia, kesehatan lingkungan, serta pentingnya deteksi dini berbagai penyakit.
Momentum pengabdian masyarakat ini juga menjadi tonggak penguatan kerja sama antara dunia akademik dan pemerintah daerah melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS). Kerja sama tersebut diharapkan memperluas kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dekan FK UWKS, Dr. dr. Harry Gondo, Sp.OG., mengatakan Dies Natalis ke-40 menjadi momentum untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang tidak hanya berorientasi pada ruang kelas, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan kedokteran tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam membentuk dokter yang kompeten, beretika, berempati, dan memiliki jiwa kepedulian sosial," ujarnya.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-40 FK UWKS, Dr. Sukma Sahadewa, menambahkan bahwa program pengabdian masyarakat menjadi salah satu agenda unggulan peringatan dies natalis yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perayaan usia institusi, tetapi juga momentum menghadirkan pelayanan kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk nyata pengabdian sivitas akademika.
Sementara itu, PIC Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. dr. Febtarini, Sp.PK., menegaskan keberhasilan kegiatan merupakan hasil sinergi seluruh elemen Fakultas Kedokteran UWKS, mulai dari dosen, profesor, mahasiswa, tenaga kependidikan hingga para alumni.
Rektor Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Prof. Dr. Ir. Rr. Nugrahini Susantinah Wisnujati, M.Si., berharap kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep mampu melahirkan berbagai program inovatif yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta derajat kesehatan masyarakat.
Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Batang-Batang Daya, Siti Naisa, S.Sos., yang menyebut kehadiran FK UWKS sangat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya deteksi dini penyakit.
Senada, Kepala Puskesmas Batang-Batang, dr. Hj. Sulaiha Riningsih, M.Si., menilai kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan primer menjadi langkah strategis untuk memperkuat upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.
Mengusung tema "Empowering Future Doctors: 40 Years of Excellence in Medical Education and Community Health", rangkaian Dies Natalis ke-40 FK UWKS menjadi bukti komitmen kampus dalam mencetak dokter yang profesional, humanis, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, sekaligus terus memperluas kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.
Editor : Muhammad
