Jawa Timur

Hujan Empat Jam Guyur Surabaya, Belasan Titik Tergenang hingga Setengah Meter

Hujan Empat Jam Guyur Surabaya, Belasan Titik Tergenang hingga Setengah Meter © mili.id

Jalanan Ngagel yang terendam banjir akibat hujan deras.

Mili.id – Hujan berintensitas sedang yang mengguyur Kota Surabaya sejak Senin pagi (22/6/2026) menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya mencatat sedikitnya 17 titik terdampak genangan akibat curah hujan yang berlangsung sekitar empat jam, mulai pukul 05.00 hingga 09.00 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, mengatakan sebagian besar lokasi masih dalam proses penanganan. Hingga Senin pagi, genangan telah surut di tiga titik, sementara 14 lokasi lainnya masih tergenang.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah Bali

"Terdapat 17 titik genangan. Tiga lokasi sudah surut dan sisanya masih dalam penanganan petugas," ujar Linda saat dikonfirmasi.

Tiga lokasi yang telah bebas dari genangan berada di sekitar RSIA Kendangsari di Jalan Raya Kendangsari, Jalan Wisma Tengger Kandangan, dan Jalan Simo Kalangan. Genangan di Wisma Tengger Kandangan dilaporkan surut sekitar pukul 08.15 WIB, disusul Jalan Simo Kalangan pada pukul 09.00 WIB dan Jalan Raya Kendangsari pada pukul 09.15 WIB.

Baca juga: BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Bali

Sementara itu, sejumlah kawasan lain masih terendam air, di antaranya Jalan Ngagel Kebonsari, Jalan Nginden Jangkungan, Jalan Bung Tomo, Jalan Raya Bratang Binangun, Jalan Simo Hilir Raya, Jalan Tanjungsari, Jalan Imam Bonjol, Jalan Bendul Merisi Selatan, Jalan Lusi, Jalan Ngagel Madya, Jalan Raya Panjang Jiwo Permai, Jalan Menur, hingga Jalan Keputih Tegal.

Ketinggian genangan di berbagai titik bervariasi, mulai dari 5 sentimeter hingga 50 sentimeter. Kawasan Kampus AWS di Jalan Nginden Jangkungan menjadi lokasi dengan genangan terdalam yang mencapai setengah meter.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Sigi

Untuk mempercepat penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan armada penyedot air ke sejumlah lokasi terdampak. Sementara itu, BPBD terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tinggi muka air guna memastikan kondisi tetap terkendali.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan yang masih tergenang serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Editor : Redaksi



Berita Terkait