Ketua Biro Humas dan Pemberdayaan Daerah PD PARFI Jawa Timur, Bahtiar Dahlan, SH (Kanan)
Mili.id – Pengurus Daerah Persatuan Artis Film Indonesia (PD PARFI) Jawa Timur melalui Biro Humas dan Pemberdayaan Daerah mengajak seluruh pengurus dan anggota PARFI se-Jawa Timur untuk menghadiri acara Silaturahmi PARFI Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 20 Juni 2026 di RM Kantri, Singosari, Kabupaten Malang.
Kegiatan yang mengusung tema "Mempererat Kebersamaan, Memajukan Perfilman dan Budaya Bangsa" ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antaranggota, membangun sinergi organisasi, serta mempererat komunikasi di lingkungan PARFI Jawa Timur.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga akan menjadi forum konsolidasi organisasi yang diisi dengan penyerahan administrasi kepengurusan Pengurus Cabang (PC) PARFI daerah, diskusi program kerja, serta tukar pikiran mengenai langkah-langkah strategis organisasi ke depan.
Ketua Biro Humas dan Pemberdayaan Daerah PD PARFI Jawa Timur, Bahtiar Dahlan, SH, menyampaikan bahwa kebersamaan merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia perfilman.
"Silaturahmi ini menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan, memperluas jaringan, dan menyatukan langkah seluruh keluarga besar PARFI Jawa Timur. Dengan kebersamaan, kita akan semakin kuat dalam berkarya dan memajukan perfilman Indonesia," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kunto Hartono, Wakil Ketua Bidang Humas dan Pemberdayaan Daerah PD PARFI Jawa Timur, berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang yang produktif untuk membangun komunikasi yang lebih baik antar pengurus dan anggota dari berbagai daerah.
PD PARFI Jawa Timur mengundang seluruh keluarga besar PARFI untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan seni, budaya, dan perfilman nasional.
Dengan semangat "PARFI Jatim Berkarya", organisasi terus berupaya memperkuat soliditas, kreativitas, dan profesionalisme demi kemajuan perfilman Jawa Timur dan Indonesia.
Editor : Muhammad
