Sumatera

4 Bulan Pascabencana, Jalan Aceh Utara–Bener Meriah Masih Tertutup Longsor

4 Bulan Pascabencana, Jalan Aceh Utara–Bener Meriah Masih Tertutup Longsor © mili.id

Kondisi Jalur KKA

Mili.id - Akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah hingga kini belum pulih sepenuhnya. Ruas yang dikenal sebagai jalur eks KKA masih tertutup material longsor, meski bencana banjir bandang telah berlalu sejak akhir November 2025.

Sejumlah titik di sepanjang jalan tersebut masih dipenuhi timbunan tanah dan batu, membuat jalur nyaris tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Saat ini, hanya sepeda motor yang dapat melintas melalui jalan setapak yang dibuka secara swadaya oleh warga.

Baca juga: Progres pembangunan Jembatan Bailey Blang-Buket Segera Selesai, Telah Capai 92 Persen

“Material longsor belum dibersihkan. Warga hanya mampu membuat jalur kecil agar bisa dilewati motor,” ujar Debi, seorang petani, Sabtu (28/3/2026).

Kondisi jalan yang rusak dan tidak rata menyulitkan para petani dalam mengangkut hasil panen. Komoditas seperti kopi, palawija, hingga alpukat menjadi sulit dibawa keluar dari kebun. Selain itu, medan yang licin dan terjal meningkatkan risiko kecelakaan serta kerusakan kendaraan.

Tak hanya petani, dampak longsor juga dirasakan para pelaku usaha di kawasan tersebut. Pedagang oleh-oleh khas Gayo terpaksa menghentikan aktivitas karena sepinya pembeli akibat akses jalan yang terhambat.

Salah seorang pedagang, Zaini, mengaku tidak lagi berjualan sejak jalur tersebut sulit dilalui. Padahal, momen libur Lebaran biasanya menjadi waktu paling ramai, saat wisatawan melintas dan membeli produk khas seperti kopi Gayo, buah markisa, hingga terung Belanda.

“Sekarang kami tidak bisa berjualan, ekonomi sangat terpukul. Ini satu-satunya sumber penghasilan kami,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk membersihkan material longsor agar akses jalan kembali normal. Warga menilai, pemulihan jalur ini sangat penting untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi yang selama ini terhenti.

Editor : Redaksi



Berita Terkait