Progres pembangunan Jembatan Bailey penghubung Desa Blang Reubik dan Desa Bukit Sendang
Mili.id - Pembangunan Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Blang Reubik dan Desa Buket Sendang, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, menunjukkan progres signifikan. Hingga Rabu (4/3/2026), pengerjaan telah mencapai 92 persen dan ditargetkan segera selesai.
Percepatan pembangunan dilakukan untuk memulihkan jalur utama warga yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor. Kehadiran jembatan darurat ini menjadi solusi penting agar mobilitas masyarakat kembali normal.
Baca juga: 4 Bulan Pascabencana, Jalan Aceh Utara–Bener Meriah Masih Tertutup Longsor
Proyek tersebut dikerjakan oleh personel Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga (Yonzipur 16/DA) sebagai bagian dari dukungan percepatan rehabilitasi infrastruktur pascabencana. Keterlibatan satuan Zeni TNI AD menjadi bentuk respons cepat dalam membantu pemerintah daerah mengembalikan konektivitas antarwilayah.
Jembatan dibangun menggunakan konstruksi Bailey tipe 3-1 dengan panjang bentang 30 meter atau 10 panel. Material yang digunakan merupakan dukungan Kementerian Pertahanan RI berupa material modular luar negeri tahun 2026, yang dirancang dengan standar kekuatan dan keamanan tinggi. Struktur ini mampu menopang kendaraan roda dua maupun roda empat.
Ruas Blang Reubik–Buket Sendang memiliki peran vital karena menjadi jalur utama menuju pusat kecamatan, pasar, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga akses distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga. Sebelumnya, kerusakan jembatan memaksa masyarakat memutar melalui jalur alternatif yang lebih jauh dan kurang layak, sehingga menambah waktu tempuh serta biaya transportasi.
Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap akhir berupa pemasangan pelat lantai jembatan. Seluruh proses dilakukan sesuai spesifikasi teknis untuk memastikan keamanan dan kelayakan operasional.
Dengan hampir rampungnya pembangunan, arus transportasi antar desa diharapkan segera kembali lancar dan aktivitas ekonomi masyarakat pascabencana dapat pulih sepenuhnya.
Editor : Redaksi
