Dr. Ian Firstian Aldhi, S.Kom., M.PSDM ketika ujian terbuka doktoral di Unair Surabaya. (Foto: Zain Ahmad/mili.id).
Surabaya, mili.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menekankan pentingnya literasi digital sebagai bagian dari upaya mewujudkan smart city yang aman dan inklusif.
Hal ini disampaikan Dr. Ian Firstian Aldhi, S.Kom., M.PSDM dalam ujian terbuka doktoralnya, Senin (25/8/2025).
Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya
Menurut Ian, masih ada wilayah di Surabaya yang belum sepenuhnya terjangkau akses internet. Karena itu, investasi untuk pemerataan infrastruktur digital menjadi langkah awal yang harus dilakukan.
"Selain memastikan akses internet, literasi digital penting agar pemanfaatannya tidak disalahgunakan. Masyarakat juga perlu dibekali kemampuan menghadapi disrupsi teknologi," jelasnya.

Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak
Ian menyatakan bahwa peran orang tua dalam mengawasi penggunaan internet anak-anak sangat krusial untuk mencegah dampak negatif globalisasi.
Dalam penelitiannya, ia juga menyoroti peran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam implementasi teknologi informasi (TI).
Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta
Salah satu langkah yang sedang dilakukan adalah penyederhanaan aplikasi layanan pemerintah menjadi 22 aplikasi agar lebih efisien bagi warga maupun internal Pemkot.
"Langkah tersebut diharapkan mempercepat terwujudnya smart city di Surabaya," tandas Ian.
Editor : Zain Ahmad
