Kunjungi Unusa, Menteri Ekonomi Kreatif Kepincut Inovasi Mobile Water and Incinerator

Kunjungi Unusa, Menteri Ekonomi Kreatif Kepincut Inovasi Mobile Water and Incinerator © mili.id

Menteri Teuku Riefky disambut Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, saat meninjau produk-produk inovasi karya civitas akademika Unusa.

Surabaya, mili.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mendapat kunjungan kehormatan dari Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, Senin (4/8/2025) sore.

Dalam kunjungan tersebut Menteri Teuku Riefky melihat dan meninjau produk-produk inovasi karya civitas akademika Unusa. Di antara inovasi yang menarik perhatian dan diapresiasi menteri yaitu Mobile Water and Incinerator.

Baca juga: Komisaris Polisi Itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

Mobile Water and Incinerator ini merupakan teknologi portabel yang mampu mengolah limbah sekaligus menyediakan akses air bersih secara efisien, dan dinilai memiliki prospek besar untuk diterapkan di daerah-daerah terpencil atau terdampak bencana.

Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya didampingi Rektor Unusa Prof Ir Achmad Jazidie  meninjau mobile water and incenerator.Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya didampingi Rektor Unusa Prof Ir Achmad Jazidie meninjau mobile water and incenerator.

“Saya sangat kagum dengan inovasi-inovasi yang telah dihasilkan oleh mahasiswa dan dosen Unusa ini. Mobile Water and Incinerator merupakan salah satu contoh nyata bagaimana dunia pendidikan mampu menghasilkan solusi inovatif yang aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat. Saya berharap inovasi ini dapat menjadi bagian dari kerja sama, terutama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis teknologi,” ujarnya.

Mobile Water and Incinerator karya civitas akademika Unusa itu dikembangkan atas dukungan PT Pelindo Peti Kemas. Selain fungsinya yang dapat membantu mengolah sampah hingga mengolah air menjadi layak konsumsi. Semua suku cadangnya pun harganya terjangkau karena hasil produksi Indonesia.

Baca juga: Mahasiswi FKIP Unusa Juara Nasional Jujitsu, Bukti Daya Saing Calon Pendidik

Dalam kunjungannya ini, Teuku juga menjelaskan terkait 17 Subsektor yang ada dalam Ekonomi Kreatif, klaster program Kementerian Ekonomi Kreatif, hingga rantai nilai dalam ekonomi kreatif. Serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui hexahelix, yang mana akademisi merupakan bagian dari proses tersebut. 

Dalam kunjungan ini, salah satu rombongan Menteri yakni Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi langsung menindak lanjuti inovasi masa depan hasil lembaga pendidikan seperti Unusa ini.

Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M. Eng. menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah terhadap dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam mendorong peran kampus sebagai motor inovasi dan transformasi ekonomi masyarakat.

Baca juga: FK Unusa–Universiti Malaya Gelar Webinar Internasional, Bahas Penanganan Stroke Komprehensif

“Unusa berkomitmen untuk tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai institusi yang aktif melahirkan inovasi dan solusi nyata bagi tantangan masyarakat. Kunjungan ini memotivasi kami untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, demi kemajuan bangsa,” ujar Rektor.

 

Editor : Redaksi



Berita Terkait